Main Menu

Jelang Pencoblosan, Polres Banyumas Tambah Satgas Money Politics

G.A Guritno
26-06-2018 14:17

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun. (GATRA/Ridlo Susanto/FT02)

Banyumas, Gatra.com – Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah menambah personel polisi yang bakal bergabung dalam Satuan Tugas atau Satgas Money Politics mendekati hari H pencoblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyumas yang digelar serentak pada 27 Juni 2018 esok.

 

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan sebelumnya, personel polisi yang tergabung dalam Satgas Money Politics bersama dengan instansi lainnya itu hanya berjumlah 10 orang.

Memasuki masa tenang, sebanyak 50 personel ditambahkan sehingga jumlah keseluruhan personel polisi yang tergabung dalam Satgas menjadi 60 orang.

“Kita berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Yang jelas, kami dari awal sejak operasi Mantap Raja 2018, pada bulan Januari, kita sudah membentuk Satgas Money Politics itu,” katanya, Senin.

Menurut Bambang, penambahan personel itu dilakukan untuk memperkuat dan memperluas pantauan Satgas Money Politics mendekati hari H pemungutan suara. Sebab, selain mengikuti Pilgub Jateng 2018, masyarakat Banyumas juga mengadakan Pemilihan Bupati (Pilbup) untuk periode 2018-2023.

Sebab itu, kata dia, diperlukan penambahan personel untuk memastikan tak ada money politics baik untuk Pilgub Jateng maupun Pilbup Banyumas.

Dia menjelaskan, personel Satgas Money politics disebar ke seluruh daerah di Banyumas, mulai kota dan daerah-daerah rawan. Mereka terdiri dari unsur Panwaslu dan Kejaksaan Negeri Banyumas.

“Mereka sekarang semakin intens memantau dan menghimpun informasi-informasi dari masyarakat. Sehingga, Insyaallah, kami yakinkan, jika terjadi money politics, akan segera ditindaklanjuti,” tandasnya.

Lebih lanjut Kapolres Banyumas mengatakan pengamanan Pilkada 2018 ini, Polres Banyumas dibantu oleh Brimob Polda Jateng. Selain itu, tim pengamanan gabungan yang terdiri dari TNI, Satpol PP Banyumas dan Satuan Linmas Banyumas juga turut bergabung untuk pengamanan ini.

Bambang mengklaim telah mengidentifikasi TPS rawan di Banyumas. Sebanyak 33 tempat pemungutan suara dari 3.180 TPS untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyumas dan Pilkada Jawa Tengah masuk dalam kategori rawan.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 TPS masuk kategori rawan 1 dan 11 TPS masuk kategori rawan 2, sedangkan sisanya kategori aman," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin siang.

Sebab itu, kepolisian telah menyiapkan personel khusus di TPS-TPS yang telah teridentifikasi. TPS rawan akan dijaga oleh personel polisi dibantu oleh TNI dan Linmas. Adapun TPS biasa atau tidak rawan hanya akan dijaga oleh Linmas.

Reporter: Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
26-06-2018 14:17