Main Menu

Harga Kedelai Naik Pengrajin Tahu Perkecil Ukuran

G.A Guritno
07-07-2018 09:24

Tahu Kalisari Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. (GATRA/Ridlo Susanto/yus4)

Banyumas, Gatra.com – Naiknya kurs Dollar Amerika terhadap rupiah berimbas langsung pada harga kedelai. Untuk menyiasatinya, pengrajin tahu di sentra tahu Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas memperkecil ukuran tahu.

 

Seorang pengrajin tahu di Kalisari, Sumirah mengatakan saat ini harga kedelai berkisar antara Rp 7.700 hingga Rp 7.900 per kilogram (kg), tergantung jumlah pembelian dan ketersediaan barang.

Menurut dia, saat barang di pengepul kedelai banyak, harga bisa turun ke Rp 7.700/kg. Tetapi saat persediaan menipis, harga ecerannya mencapai Rp 7.900/kg.

Padahal, biasanya kedelai impor hanya berharga antara Rp 6.500 hingga Rp 6.700/kg. Sebab itu, ia memperkecil ukuran tahu yang tadinya berjumlah 111-113 biji per nampan cetakan menjadi 130-140 biji per nampan cetakan. Dengn begitu, kenaikan harga tak merugikan pengrajin tahu.

“Harga kedelai saat ini Rp 7.900/kg, yah ukuran tahunya dikecilin sedikit. Biasanya satu wadah isi 113, sekarang isinya 140 atau paling sedikit 130 biji rajangannya,” katanya, Jumat (6/7).

Ia mengakui pengecilan ukuran tahu ini membuat banyak konsumen protes. Meski begitu, protes konsumen tak sampai menyebabkan penurunan permintaan. Jumlah produksi harian tetap stabil di kisaran 50 kilogram per hari.

Sementara, pengrajin tahu skala lebih besar yang juga agen kedelai, Puji mengatakan ia bisa memperoleh kedelai impor dengan harga Rp 7.300/kg. Adapun jika eceran, harganya mencapai Rp 7.700/kg.

“Ya, sekarang harganya Rp 7.300/kg untuk borongan, untuk eceran Rp 7.700/kg. Kedelainya impor Amerika,” ujar Puji.

Menurut dia, sebenarnya kedelai lokal kualitasnya lebih bagus dari kedelai impor asal Amerika. Namun, ketersediaannya di pasaran sangat minim. Kedelai hanya tersedia saat musim kemarau. Itu pun dengan jumlah terbatas.

Ia sudah mencoba kedelai lokal, tapi tidak mencukupi. Kalau ada paling pas musim kemarau, baru ada petani yang menanam, tapi habis,” katanya.

Puji berharap pemerintah membantu pengadaan kedelai agar harga stabil di harga sebelumnya, di kisaran Rp 6.500/kg. Dengan begitu, tahu tak semakin kecil dan merugikan konsumen dan menyulitkan pengrajin.

Reporter: Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
07-07-2018 09:24