Main Menu

Pasca Gempa, PLN Normalkan Kembali Listrik di Tiga Gili

Birny Birdieni
11-08-2018 13:07

Perbaikan sarana listri pasca gempa (Dok. PLN/yus4)

Lombok, Gatra.com- Warga, pengusaha hotel, dan wisatawan yang masih bertahan di Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan sudah bisa menikmati listrik kembali. PLN memastikan pasokan listrik ketiga pulau yang padam karena jaringan dan infrastruktur listriknya rusak akibat gempa 7,0 SR pada Minggu (5/8) lalu sudah kembali normal.

 

Tim PLN secara bertahap memperbaiki gardu-gardu listrik di sana. Gardu yang sudah beroperasi normal di Gili Trawangan sebanyak 11 dari 81 gardu, Gili Meno 7 dari 15 gardu, dan Gili Air 26 dari 27 gardu (1 gardu kondisi trafo rusak). Total 44 dari 123 gardu distribusi sudah beroperasi di 3 Gili.

“Kami fokus memperbaiki dan mengamankan infrastruktur kelistrikan di sana agar aktivitas masyarakat dapat terbantu,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan dalam rilis yang diterima Gatra.com, Sabtu (11/9).

Menurut Djoko, tim PLN berhasil menyalakan listrik kembali di tiga Gili itu setelah tiga hari bekerja. “Listrik 3 Gili dapat kami nyalakan dengan cepat, namun gempa susulan pada Kamis (8/8) memporak-porandakan kembali kelistrikan di 3 Gili," ungkapnya.

Sehingga tim PLN yang sedang bekerja disana pun sempat dievakuasi ke tempat aman dulu. Barulah Jumat (9/8), perbaikan dilakukan kembali oleh tim PLN untuk penormalan listrik.

Para petugas dikerahkan untuk mengamankan dan memperbaiki jaringan, mulai dari Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), Sambungan Rumah (SR) hingga kWh meter pelanggan.

Di samping itu, PLN juga mengirimkan 2 buah trafo 100 kilo Volt Ampere (kVA) dan 2 buah trafo 50 kVA untuk perbaikan di Gili Air dan 2 buah trafo 250 kVA untuk di Gili Trawangan. Pengirimian alat-alat kelistrikan ini menggunakan kapal TNI.

“Seluruh perbaikan ini memerlukan upaya massif dan berkelanjutan, mengingat banyaknya infrastruktur kelistrikan yang rusak parah pasca gempa. Upaya ini juga kami lakukan bersama TNI AL dan Kepolisian,” jelas Djoko.

Nyalanya listrik di Gili sangat dinantikan oleh masyarakat. Pasalnya, banyak infrastruktur kelistrikan yang roboh pasca gempa dan menyebabkan pemadaman total di 3 Gili. Hal ini melumpuhkan aktifitas masyarakat. Untuk itu, kehadiran PLN bersama TNI dan Polri dalam rangka pemulihan kondisi kelistrikan disambut baik oleh masyarakat.

Warga setempat, Kareema mengatakan bahwa Masih banyak masyarakat yang tetap tinggal di kawasan 3 Gili. "Jadi yang sangat kita butuhkan di sini adalah listrik, itu yang paling penting buat kami,” ungkapnya berterimakasih.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-08-2018 13:07