Main Menu

Prasetio : Warisan Ahok - Djarot Ditelantarkan Anies

Abdul Rozak
17-08-2018 01:28

Peluncuran buku Kebijakan Ahok di Gedung Filateli, Jakarta, Kamis (16/8). (GATRA/Abdul Rozak/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyesalkan banyak warisan pembangunan eks Gubernur DKI Basuki Tjahaha Purnama tidak dirawat penerusnya Anies Baswedan. Salah satunya adalah RPTRA - RTH Kalijodo yang terletak di antara Jakarta Barat - Jakarta Utara.

 

RPTRA - RTH Kalijodo dibangun Ahok (sapaan Basuki) di atas lahan eks lokalisasi Kalijodo. Tempat ini dibangun dengan dana corporate social responsibility (CSR) PT Sinarmas Land sebesar Rp 3,6 milyar.

"Kemarin saya ke Kalijodo, bener-bener sudah tidak terawat. Sudah kumuh, kotor. Di situ ada ruang serba guna sekarang sudah disekat-sekat, ada dangdutan," kata Prasetio di Gedung Filateli, Jakarta Pusat, Kamis (16/8).

Lebih parah lagi, RPTRA - RTH Kalijodo dikuasai preman dan pedagang kaki lima (PKL). Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini meminta Anies untuk terus merawat salah satu ikon Kota Jakarta ini.

Selain Kalijodo, Pras menyoroti kondisi Tanah Abang di bawah Anies. Menurut dia, kebijakan Anies mengizinkan PKL berjualan di Jalan Jatibaru Raya membuat Tanah Abang menjadi carut marut.

"Dulu Jokowi, Ahok, Pangdam, Kapolda, Kapolsek, Wali Kota itu mendorong PKL masuk ke dalam gedung. Sekarang malah dibuka lagi, ya carut marut lah. Dulu mati-mati menata Tanah Abang," tutup Pras.

Reporter: Abdul Rozak

Abdul Rozak
17-08-2018 01:28