Main Menu

Soal Pengganti Sandi, PKS: Kemendagri Offside

Ervan
20-08-2018 14:49

Hidayat Nur Wahid.(Dok. MPR/re1)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah berlebihan menyebut mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak bisa menjadi Wakil Gubernur DKI menggantikan Sandiaga Uno yang maju dalam Pilpres.

“Emang siapa yang mengusulkan beliau? Itu Kemendagri aja yang kemajuan. Offside Kemendagri-nya. Tentu posisi beliau untuk yang lebih luas lagi bukan menyempit jadi Wagub,” kata HNW di Jakarta, Senin (20/8).

Namun, HNW tidak mau membocorkan siapa nama-nama yang diusulkan oleh PKS untuk menggantikan Sandi sebagai Wakil Gubernur DKI. Sebab, Sandi mundur mendampingi Prabowo Subianto sebagai pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

“Tentu belum bisa dibocorkan sekarang, tunggu saja tanggal mainnya, tidak perlu berspekulasi dengan mengatakan inisialnya M, nanti bisa Mas, bisa Mbak, bisa Mbok, Mbah, bisa siapa saja. Mbah sabar, Mbok sabar, Mbak sabar. Mboh sabar juga boleh,” lanjut Wakil Ketua MPR RI ini.

Menurut dia, sekarang proses untuk usulan nama pengganti Sandi sedang berjalan baik di DPRD DKI, Gubernur DKI Anies Baswedan dan nantinya ke Kementerian Dalam Negeri. Karena aturannya adalah memang harus melibatkan DPRD DKI, Gubernur DKI kemudian Kemendagri.

“Menurut saya, proses di antara PKS dengan Gerindra jalan terus. Saya kira sampai hari ini komitmen masih tetap ada yaitu bahwa Gerindra akan mempersilakan PKS mengajukan cawagub dari PKS. Tunggu saja, kan tidak lama lagi. Pak Anies juga tidak minta segera,” ucapnya.

Ia mengatakan yang pasti nama yang diusulkan sebagai Wakil Gubernur DKI oleh PKS dan Gerindra itu akan membantu memudahkan kinerja Anies di Pemerintah Provinsi DKI, karena memang sesuai undang-undang yang mencalonkan Gubernur dan Wakil Gubernur diganti itu partai pengusung.

“Prinsipnya, Anies sebagai user karena beliau tidak yang mencalonkan. Beliau pasti akan menerima apa yang diajukan Gerindra dan PKS. Tidak mungkin Gerindra dan PKS mengajukan Wagub yang membuat susah Pak Anies atau kinerja beliau jadi tak bagus,” tutur HNW.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Iwan Sutiawan

Ervan
20-08-2018 14:49