Main Menu

Wapres JK : Penanganan Gempa Lombok Berskala Nasional

Birny Birdieni
21-08-2018 16:06

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi korban gempa di Lombok Barat, NTB, Selasa (21/8). (GATRA/Hernawardi/FT02)

Mataram, Gatra.com- Wakil Presiden RI H. M. Jusuf Kalla menegaskan bahwa meski status gempa di Lombok tidak berstatus nasional, namun penanganannya sudah berskala nasional. Bagi Wapres tidak ditetapkannya gempa Lombok sebagai bencana nasional karena pemerintah daerah dan pusat masih dinilai mampu menangani dampak musibah itu di Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

“Status bencana nasional itu apabila pemerintah tidak bisa berbuat apa apa. Sehingga bantuan dari luar negeri kita butuhkan, kalau kita masih mampu tidak perlu jadi bencana nasional,” jelas JK ketika mengunjungi korban gempa Lombok di Desa kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Selasa (21/8).

Dalam hal ini, JK juga meyakinkan masyarakat setempat untuk segera membangun sekolah dan rumah warga yang rusak akibat gempa. Terutama fasilitas sekolah menjadi sarana paling utama dibangun, agar anak-anak bisa belajar kembali seperti semula di sekolah dan tidak belajar di dalam tenda lagi. “Kita minta Menteri Pendidikan untuk segera membangun sekolah, agar anak-anak bisa belajar lagi dengan baik dan nyaman di sekolah,” ujarnya lagi.

Mengenai rekonstruksi rumah warga yang rusak berat, sedang, dan ringan, JK berjanji akan membantu masyarakat. “Dalam proses pembangunan nanti Kemeterian PUPR akan memberikan pelatihan kepada masyarakat, bagaimana membangun rumah tahan gempa sampai kekuatan 9 SR,” ungkap JK menjelaskan.

Kunjungan JK kali ini juga sekaligus menyerahkan dana santunan bagi keluarga meninggal dunia masing-masing sebesar Rp 15 juta dan bantuan satu unit kendaraan Truk dari Kementerian sosial yang diterima langsung Gubernur NTB, Zainul Majdi. Bantuan tersebut sebagai kendaraan operasional untuk distribusi logistik bagi para korban gempa tempat-tempat terpencil dan tidak bisa dijangkau.


Reporter: Hernawardi
Edtor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
21-08-2018 16:06