Main Menu

Kubah Lava Baru Merapi Terus Tumbuh

Mukhlison Sri Widodo
25-08-2018 23:31

Pertumbuhan kubah baru lava Gunung Merapi. (Dok. BMKG Yogyakarta/FT02)

Yogyakarta,Gatra.com - Sejak diketahui terbentuknya pada 11 Agustus lalu, kubah baru lava Gunung Merapi mengalami pertumbuhan hingga mencapai 32.000 meter kubik.

 

Kepala Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaidah mengatakan pertumbuhan kubah lava hingga 32.000 meter kubik itu berdasarkan pada pengamatan terakhir pada Sabtu (25/8).

“Penambahan volume kubah lava ini seiring dengan pertumbuhan lava yang rata-rata mencapai 6000 meter kubik per hari," ujar Hanik di kantornya, Sabtu (25/8).

Menurut Hanik, volume kubah lava bertambah karena dapur magma sudah tidak bisa menampung material tambahan sehingga mengalir keluar. 

Namun hingga kini pertumbuhan kubah lava ini masih dikategorikan normal.

Hanik mengatakan, dibandingkan dengan minggu sebelumnya, sepekan terakhir ini gempa di Gunung Merapi makin sering.

BPPTKG mencatat 46 kali gempa embusan, 12 kali gempa vulkano-tektonik dangkal, 29 kali gempa multiphase, 64 kali gempa guguran, 52 kali gempa LF dan 40 kali gempa tektonik. 

“Tiga jenis gempa meningkat intensitasnya dibandingkan minggu lalu,” ujarnya.

Demikian juga dengan kandungan SO2 di puncak Merapi yang meningkat. Setelah diukur, Merapi menghasilkan 77,33 ton SO2 per hari. 

Untuk itu, jalur pendakian dengan radius tiga kilometer masih ditutup.

Namun Hanik memastikan, kondisi Merapi sampai sekarang masih normal dengan status ‘waspada’ atau level 2. 

Terbentuknya kubah lava baru menjadi penanda bahwa letusan Merapi bersifat efusif atau lelehan.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
25-08-2018 23:31