Main Menu

Bob Hasan Tinjau Rumah Baru Lalu Zohri

Birny Birdieni
31-08-2018 21:47

Ketua PB PASI Bob Hasan, Danrem 162 WB di rumah Lalu Zohri. (GATRA/Hernawardi/re1)

Mataram, Gatra.com- Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bob Hasan mengunjungi rumah baru juara dunia lari 100 meter di Finlandia, Lalu Moh. Zohri di kampung halamannya Dusun Karang Pangsor, Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Jumat (31/8).

 

Peraih perak pada Asian Games 2018 di Jakarta itu datang bersama dengan tiga atlet Nusa Tenggara Barat (NTB) peraih medali perak dan perunggu pada ajang sama tersebut. Juga bersama pengurus PB PASi lainnya, Danrem 162 WB Kol. Czi Ahmad Rizal Ramdhani dan Pengurus wilayah PASI NTB.

Kepulangan Zohri spontan disambut histeris warga setempat. Sprinter berusia 18 tahun ini pulang kampung sekaligus menengok keluarga dan kampung halamannya pasca gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang menghantam Lombok Minggu (5/8) lalu.

Bob Hasan berharap prestasi Putra NTB ini akan memberi dampak bagi masyarakat Lombok Utara khususnya. “Mudah-mudahan apa yang diraih Zohri dan pelari NTB lainnya akan memberikan inspirasi kepada pemuda-pemuda lainnya agar bisa berbuat seperti Zohri,” ungkapnya.

Dewan Pembina Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) ini juga menyebut bahwa rumah Zohri tersebut dibangun dengan konsep tahan gempa dan nyaman untuk di tempati atlet bertaraf internasional.

Bangunan itu terbuat dari kayu kokoh, namun lentur walaupun telah di guncang oleh gempa berulang-ulang kali.

“Saya atas nama PB Pasi mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Panglima TNI khususnya jajaran Danrem 162 WB yang telah membantu merehab rumah Lalu Muhammad Zohri dengan baik," kata Bob Hasan.

Dalam kesempatan itu, Bob Hasan juga memberi semangat kepada keluarga Zohri dan masyarakat KLU agar tetap kuat dalam menghadapi musibah gempa tersebut. Serta optimis untuk bangkit membangun kembali wilayahnya seperti sediakala.

“Lombok terkenal dengan keindahan wisatanya seperti Gili Trawangan, Senggigi. Juga Pulau Moyo Sumbawa," kata Bob Hasan. Untuk itu ia mengingatkan agar semuanya ikut bangkit membangun keindahan, kenyamanan serta keamanan untuk menarik kembali wisatawan.

Bob Hasan membandingkan sejumlah negara yang kesehariannya mengalami gempa, seperti di Jepang, Meksiko, serta Amerika Latin lainnya. Gempabumi merupakan bencana yang tak bisa diprediksi datangnya. Namun menurutnya, masyarakat harus tetap waspada akan bencana.

Adapun Danrem 162 WB Rizal Ramdani menambahkan bahwa pembangunan rumah Zohri diselesaikan dalam kurun waktu hampir 1 bulan. Pembangunan tersebut sempat terhambat karena musibah gempa.

Rizal berharap rumah ini akan menambah semangat Zohri untuk terus berprestasi. " Yakni mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah dunia olahraga, khususnya lari di dunia internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Zohri berucap syukur dan berterimakasih atas pembangunan ulang rumahnya itu. "Terimakasih kepada Bapak Panglima TNI yang telah membantu untuk merehab rumah penuh kenangan orang tua saya dengan tidak meninggalkan bentuk aslinya," nya.

Zohri berharap kedepan generasi muda lainnya juga dapat ikut serta berkiprah dalam bidang hal-hal posotif. "Dengan niat serta ketekunan dalam melakukannya, Insya Allah akan memperoleh hasil yang baik bagi diri, keluarga, serta lingkungan, bangsa dan negara," ungkapnya.


Reporter: Hernawardi
Editor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
31-08-2018 21:47