Main Menu

Pemerintah Kucurkan Rp264 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Gempa Lombok

Ervan
03-09-2018 07:54

Presiden Joko Widodo memberikan langsung bantuan untuk perbaikan rumah rusak berat korban gempa Lombok di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.(Dok. Setkab/re1)

Jakarta, Gatra.com - Presiden Joko Widodo memberikan langsung bantuan untuk perbaikan rumah rusak berat yang telah diverifikasi sebanyak 5.293 unit yang diserahkan kepada korban gempa Lombok di Kecamatan Pemenang, Lombok Utara (2/9). Nilai total yang diserahkan sebanyak Rp264 miliar untuk 5.293 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya rusak berat, dimana masing-masing rumah rusak berat diberikan stimulus Rp50 juta. 

 

"Bantuan langsung ditransfer oleh Pemerintah dan masyarakat menerima dalam bentuk tabungan BRI," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin (3/8).

Rincian warga yang mendapatkan dana stimulan dari pemerintah adalah Kabupaten Lombok Barat 359, Kabupaten Lombok Utara 1.353 KK, Kabupaten Lombok Timur 2.782 KK, Kabupaten Lombok Tengah 779 KK, Kota Mataram 20 KK. Satu orang perwakilan dari masing-masing 5 (Lima) Kabupaten/Kota menerima secara simbolis bantuan langsung dari presiden.

"Diharapkan tabungan sebesar Rp50 juta dapat membantu masyarakat membangun kembali rumahnya yang roboh akibat gempa," lanjut Sutopo.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo berpesan, dana yang diberikan benar-benar untuk membangun rumah dan tidak digunakan untuk hal yang lain. 

"Saya akan cek benar nanti, uangnya dibangunkan rumah atau tidak. Satu lagi pesan saya untuk pejabat pemerintah, jangan dipotong serupiah pun dana yang turun ke masyarakat," tegasnya. 

Sementara itu, masyarakat yang sudah mendapatkan buku tabungan BRI seperti Munawir warga Salut Timur, Kabupaten Lombok Barat mengatakan "Saya akan membangun rumah tahan gempa seperti yang dicontohkan pemerintah, seperti RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat)," ucapnya.

Lain halnya dengan Mardin warga Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. "Saya lebih memilih membangun semi rumah kayu, dengan konstruksi pondasinya yang tahan gempa seperti RISHA. Karena kayu lebih tahan gempa dan aman untuk keluarga saya" ungkapnya optimis. 

Ketika ditanya berapa biaya yang akan dihabiskan untuk membangun rumah, "Kira-kira sekitar Rp 40 juta cukuplah, sisanya Rp 10 juta untuk kebutuhan sehari-hari" tambahnya. 


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Aries Kelana

 

 

Ervan
03-09-2018 07:54