Main Menu

Pasca Gempa Hotel Berbenah, Okupansi Diyakini Membaik

Mukhlison Sri Widodo
05-09-2018 14:46

Warga korban gempa membangun rangka rumah hunian sementara (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/yus4)

Mataram, Gatra.com - Ketua Asosiasi Hotel Mataram-Lombok Barat, Ernanda Dewobroto menegaskan bahwa Lombok tetap aman untuk dikunjungi. Menurutnya, gempa bumi bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Karena itu gempa bumi tak perlu ditakuti secara berlebihan.

 

Dikatakannya, assessment juga terus dilakukan di sejumlah hotel yang ada. Hal ini untuk memastikan bangunan hotel masih cukup aman untuk dihuni pasca gempa. 

“Ada beberapa hotel yang sudah beroperasi pasca gempa. Namun kebanyakan hotel akan siap buka pada September ini. Yang perlu dilakukan saat ini adalah mengembalikan mental karyawan. Trauma mereka harus bisa dihilangkan. Diharapkan dengan upaya ini pariwisata Lombok bisa pulih kembali,” kata Ernanda di Lombok Barat, Rabu (5/9).

Ernanda yang juga GM Golden Palace Hotel Mataram ini juga meminta agar pemerintah mengeluarkan catatan soal daya tahan bangunan hotel dengan mensertifikasinya untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan untuk tetap berkunjung dan menginap di hotel-hotel yang ada.

Terkait strategi peusahaan menutupi biaya operasional yang tinggi akibat merosotnya tamu akibat gempa ini, Ernanda menilai setiap hotel punya cara tersendiri. Tapi perusahaan sendiri punya anggaran cadangan yang bias digunakan untuk operasional hotel ke depan.

Sementara itu Ketua Persatuan Hotel Restourant Indonesia (PHRI) NTB HL. Abdul Hadi Faisal menyatakan proses recorvery pariwisata akan terus berlanjut. Pelaku usaha perhotelan juga harus tetap gencar lakukan promosi. Hal ini untuk membangkitkan kembali epercayaan wisatawan. 

Hadi oftimis dalam waktu empat bulan ke depan tingkat okupansi hotel akan semakin membaik meski belum menyamai kondisi sebelum terjadinya gempa. 

“Sebelumnya tingkat okuvansi hotel kita mencapai 87 persen dan sekarang ini kita akui sangat anjlok dan kami yakin akan pulih sedia kala dengan upaya pemulihan ini,” tutup Hadi.


Reporter: Hernawardi
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
05-09-2018 14:46