Main Menu

Prioritas Nurdin Abdullah setelah Dilantik Jadi Gubernur Sulsel

Anthony Djafar
05-09-2018 15:59

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah selesai dilantik. (ANTARA/Puspa Perwitasari/RT)

Jakarta, Gatra.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akan memprioritaskan sektor pelayanan publik dalam program 100 hari pertamanya memimpin Sulawesi Selatan setelah dilantik Presiden di Istana Negara, Rabu (5/9).

 

"Layanan publik harus menjadi prioritas kita, terutama soal perizinan. Bapak Presiden menginstruksikan bahwa seluruh daerah itu memberikan kemudahan investasi,” katanya kapada awak media usai dilantik sebagai gubernur Sulawesi Selatan yang berpasangan Andi Sudirman Sulaiman.

Prioritas lainnya, kata Nurdin akan meneruskan pembangunan seperti yang pernah digalakkannya ketika masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Yaitu bagaimana birokrat ini kita ubah menjadi birokrat yang melayani, ini prioritas kita 100 hari kedepan," katanya.

Selanjutnya, kata Nurdin akan melakukan komunikasi melalui penguatan tim yang intens kepada kepala daerah, bupati, walikota yang ada di Sulsel. Mengajak mereka di pemerintahan mengikuti visi yang ada ke depan.

“Kita akan lakukan loncatan pembangunan sesuai dengan harapan Presiden," katanya.

Zpada prioritas keempat, yakni bagaimana menyinergikan program pusat, provinsi dan kabupaten agar terjadi akselerasi pembangunan. Tidak hanya di ibukota propinsi di Makassar tetapi juga berbagi untuk mendorong daerah-daerah yang terisolir, daerah yang tertinggal di Sulsel, termasuk menyelesaikan infrastruktur dalam mempercepat pembangunan di Sulsel.

“Saya akan berbagi tugas dengan wakil gubernur dengan berkantor kemungkinannya juga ada di Palopo, supaya mendekatkan diri dengan kepala daerah dan masyarakat," katanya.

Selain itu, mantan bupati Bantaeng ini juga akan mendorong salah satu target pariwisata Indonesia yang ada di Sulsel yakni Tanah Toraja, menjadi kawasan pariwisata dunia. Dengan membenahi infrastruktur, bagaimana kotanya bisa nyaman, turis aman,

“Ada juga program kita membangun enam rumah sakit regional, supaya jangan jauh-jauh dirujuk. Bayangkan kalau dari (kabupaten) Palopo ke (kota) Makassar itu 9 jam, orang yang sehat saja bisa pegal-pegal, bagaimana yang sakit?," katanya.

Soal sikapnya terhadap dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf Amin, Nurdin jujur mengungkapkan,
"Saya jujur saja, saya bersama Pak Jokowi, saya 10 tahun, beliau walikota, saya bupati Bantaeng. Beliau (Jokowi) masuk gubernur, saya masih bupati Bantaeng, kemudian beliau jadi presiden, saya masih Bupati Bantaeng,” katanya.

Nurdin menyebut bahwa baik Presiden Jokowi maupun dirinya punya cita-cita membangun pemerintahan yang bersih ketika posisinya yang sama-sama pernah berjuang memaju daerah masing-masing, sewaktu Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan dirinya masih bupati Bantaeng.

“Saya tahu langkah-langkah beliau, kita sudah satu tim dan tentu waktu tidak cukup 5 tahun buat beliau. Kita berikan kesempatan 5 tahun lagi supaya sempurna kerjaannya," katanya.


Anthony Djafar

Anthony Djafar
05-09-2018 15:59