Main Menu

Ini Dia Huntara, Hunian Sementara Karya Alumni Undip di Lombok

Birny Birdieni
10-09-2018 14:22

Bangunan Huntara. (Dok. Budi Laksono/re1)

Mataram, Gatra.com- Relawan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah (Jateng) membangun rumah hunian sementara (Huntara) di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Huntara ini dibangun sebagai solusi mengingat masa penyelesaian pembangunan perumahan oleh pemerintah membutuhkan jangka waktu lama.

 

Ketua Tim Relawan Alumni Undip Semarang, Budi Laksono menyatakan, Huntara dengan model AB 6 Home ini pengerjaannya bisa tuntas dalam kurun waktu enam jam saja. Bahkan bangunan ini tahan gempa karena terbuat dari bahan ringan namun tetap memiliki struktur kuat.

“Bangunan tersebut hanya berbahan kayu dan seng. Dengan material bahan ini, bangunan bisa menjadi tempat tinggal masyarakat agar tidak lagi berada di tenda darurat. Hidup di tenda selama berminggu-minggu sangatlah sengsara," ujar Budi  dalam konferensi persnya, di Mataram Senin (10/9).

Menurut Budi, proyek Huntara ini didanai dari para donatur. Setidaknya sudah terbangun di Lombok Utara, Lombok Timur maupun Lombok Barat. Di Sambik Bangkol, Lombok Utara setidaknya sudah terbangun  sebanyak 80 unit.

Budi juga intensif mengampanyekan cara pembuatan rumah sementara itu. Terbukti banyak warga yang sudah membangun sendiri rumahnya setelah melihat percontohan.

Tidak hanya Huntara, Budi mengatakan kalau pihaknya juga membangun toilet sementara yang sehat, saluran air minum dan juga kapsul tsunami. Kapsul tsunami tersebut dimodifikasi dari tangki air yang didalamnya diberikan pemberat dan selang teropong.

"Kita berikan kapsul tsunami pada warga di pesisir, jika gempa berpotensi tsunami. “Kapsul tersebut sudah kita modifikasi. Jika terjadi tsunami, warga bisa masuk ke dalam jika tidak sempat pergi ke jalur evakuasi," pungkasnya.


 

Reporter: Hernawardi

Editor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
10-09-2018 14:22