Main Menu

Sempat Dikritik, DKI Naikan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games

Abdul Rozak
12-09-2018 16:25

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (GATRA/Ardi Widiansyah/RT)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com- Pemprov DKI setuju menaikan bonus untuk atlet Ibu Kota yang berprestasi di Asian Games dan Asian Para Games 2018. Keputusan itu diambil dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta yang membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS).

 

Dengan demikian, atlet berprestasi peraih medali emas akan mendapatkan bonus Rp 750 juta. Sedangkan peraih perak sebesar Rp 500 juta dan perunggu Rp 250 juta.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan Pemprov DKI menanggung pajak bonus. Sehingga para atlet menerima bersih bonus tersebut.

"Kemarin Banggar untuk bonus yang tadinya Rp 300 juta diusulkan Rp 750 juta dan ini pajaknya dibayar pemerintah, jadi mereka terima bersih. Kalau disepakati dewan, kami jalankan," ungkap Ratiyono di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sambung Ratiyono, menyetujui bonus yang disepakati dalam rapat Banggar. Anies akan merevisi Keputusan Gubernur Nomor 1907 Tahun 2017 yang mengatur besaran bonus bagi atlet berprestasi.

Dalam Kepgub 1907, besaran bonus yaitu Rp 300 juta untuk peraih medali emas, Rp 150 juta untuk medali perak dan Rp 90 juta untuk medali perunggu.

Keputusan Pemprov DKI yang memberikan bonus Rp 300 juta bagi peraih medali emas langsung dikritik anggota DPRD DKI. Dewan menilai bonus Rp 300 juta terlalu kecil.

"DKI ini provinsi besar, anggaran Rp 80 triliyun, masak kasih atlet berprestasi cuma segitu. Apa pantas?," kata Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik.


Reporter: Abdul Rozak

Editor: Birny Birdieni

Abdul Rozak
12-09-2018 16:25