Main Menu

Kebakaran Gunung Sumbing Meluas di Magelang dan Temanggung

Mukhlison Sri Widodo
13-09-2018 09:38

Relawan melakukan pemantauan dan upaya pemadaman kebakaran Gunung Sindoro dan Sumbing. (Dok.BPBD Wonosobo/RT)
 

Wonosobo, Gatra.com - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, Jawa Tengah semakin meluas. Ratusan hektare kawasan di dua gunung kembar di Jawa Tengah itu telah terbakar sejak akhir pekan lalu.

 

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Prayitno mengemukakan, Rabu lalu ratusan petugas BPBD, relawan, TNI dan Polri dikerahkan untuk memadamkan api di dua gunung ini. 

Namun, lantaran medan berat dan skalanya yang luas pemadaman tak bisa dilakukan secara maksimal. Relawan berhadapan dengan tiupan angin kencang. Sebab itu, BPBD tak berani menugaskan relawan yang tak mengerti medan.

“Bisa terjadi lompatan titik api yang justru bisa membahayakan relawan,” katanya, saat dihubungi Gatra.com, Rabu sore.

Dia menjelaskan, untuk memantau perkembangan kebakaran, BPBD Wonosobo telah membuat tiga posko pantauan. Ketiga posko ini selama 24 jam mengamati perkembangan, baik secara visual, maupun pengamatan cuaca.

“Arah mata angin juga dilaporkan. Dikhawatirkan akan merembet ke wilayah Wonosobo,” dia menerangkan.

Prayitno mengungkapkan, pemantauan kebakaran Gunung Sindoro-Sumbing dibagi menjadi tiga lokasi, yakni pemantauan dari perbatasan Wonosobo-Temanggung, pemantauan kebakaran Gunung Sumbing dari wilayah Kecamatan Kalikajar dan ketiga, pemantauan kebakaran Gunung Sumbing dari wilayah Kecamatan Sapuran.

Menurut dia, pada Rabu sore, dari pos pemantauan perbatasan Wonosobo-Temanggung Kebakaran Gunung Sindoro sudah tidak nampak. Namun, kebakaran Gunung Sumbing justru terpantau dari sejumlah posko sekaligus.

Sebab, cakupan kebakaran sangat luas, meliputi wilayah Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung. Namun, Prayitno mengaku belum memperoleh angka pasti luas kawasan yang terbakar.

“Kami melakukan pemantauan secara intensif baik pemantauan secara langsung dari berbagai Pos maupun pemantauan cuaca arah angin karena tidak menutup kemungkinan kebakaran hutan Gunung Sumbing akan meluas ke arah wilayah Wonosobo,” ujarnya.

Meski begitu, ia memastikan tak ada pendaki yang terjebak di Gunung Sumbing. Pun, pendakian Gunung Sumbing dari Pos Bogowongso, Wonosobo ditutup total.

Kebakaran setidaknya telah melalap 316 hektare kawasan hutan. Rinciannya, 116 hektare di Kabupaten Wonosobo dan 200 hektare di Kabupaten Temanggung. “Kebakaran Sumbing kita belum memperoleh data validnya,” Prayitno menambahkan.


Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
13-09-2018 09:38