Main Menu

Relawan Gabungan Banyumas Mulai Perbaiki Rumah Roboh Akibat Terjangan Angin Kencang

Hidayat Adhiningrat P.
23-09-2018 11:04

Relawan mulai mendata dan memperbaiki rumah rusak akibat terjangan angin kencang di Kecamatan Sumbang, Banyumas. (Dok. Tagana Banyumas/re1)

Banyumas, Gatra.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan gabungan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai Sabtu (22/9) mulai memperbaiki rumah yang rusak dan roboh akibat terjangan angin kencang disertai hujan lebat di dua desa wilayah Kecamatan Sumbang.

 

Dua desa tersebut yakni Banjar Wetan dan Gandatapa. Di dua desa ini, sebanyak enam rumah rusak hingga roboh. Satu sekolah lainnya rusak. Di luar itu, sejumlah bangunan permanen dan semi permanen rusak ringan.

“Atap beterbangan karena kencangnya angin,” kata Komandan Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Banyumas, Heriana Adi Chandra, Sabtu (22/9).

Dia menjelaskan, pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB, dua desa tersebut diterjang angin kencang. Akibatnya, pohon bertumbangan. Beberapa di antaranya menimpa rumah penduduk dan kabel jaringan listrik.

“Aliran listrik di beberapa wilayah sempat putus,” jelasnya.

Dia menjelaskan, di desa Banjarsari Wetan, angin kencang menyebabkan dua rumah roboh dan satu gedung sekolah rusak. Rumah keluarga Radem (75) di RT 01/5 hancur total lantaran tertimpa pohon albasia. Adapun rumah Watim (50) roboh lantaran empasan angin musim pancaroba.

Lantaran rumah tak bisa dihuni, dua keluarga ini sementara waktu terpaksa mengungsi sembari menunggu perbaikan. Kata dia, perbaikan tak bisa dilakukan lantaran bencana tersebut terjadi pada sore hari.

“Karena sudah malam tidak bisa memperbaiki,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, di waktu yang sama, terjangan angin kencang juga terjadi di Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang, Banyumas. Paling parah terjadi di dua RW, yakni RW 3 dan 5.

Heriana menerangkan, di dua RW ini, sedikitnya empat rumah rusak. Bahkan satu rumah milik keluarga Nani di RT 01/3 roboh akibat kuatnya empasan angin.

Sedangkan tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan. Yakni Risno RT 03/5 bagian atap rusak, Solihin RT 01/3 atap rusak dan Ribut, RT 02/3 yang emper rumahnya tertimpa pohon.

Di luar itu, masih ada sejumlah rumah lainnya yang rusak ringan. Rata-rata atapnya beterbangan tertiup angin kencang.

“Namun dapat diperbaiki oleh pemilik rumah sendiri, sehingga tidak kami data,” dia menerangkan.


Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
23-09-2018 11:04