Main Menu

OTT Karena Peras Dana Bencana Lombok, Kader Golkar Dipecat

Bernadetta Febriana
23-09-2018 14:44

Ketua Partai Golkar NTB HM Suhaili FT. (GATRA/Hernawardi/FT02)

Mataram, Gatra.com- Masih ingat kasus H. Munir (HM) anggota DPRD Kota Mataram, NTB yang terkena OTT oleh Kejaksaan Negeri Mataram Jumat (14/9) pekan lalu? Akibat perbuatannya memeras Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram dan salah seorang kontraktor, kader Partai Golkar Kota Mataram ini dipecat keanggotaannnya oleh DPP Partai Golkar. 

 
Bahkan begitu memastikan perbuatan salah seorang kadernya di Kota Mataram, Ketua DPD I Partai Golkar provinsi NTB HM. Suhaili FT langsung menandatangani surat pemecatan HM yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram. 

 
“Setelah yang bersangkutan terkena OTT, kami di DPD I Golkar NTB diperintah DPP untuk melakukan pemecatan. Selanjutnya atas rekomendasi DPP tersebut kita buatkan surat pemecatan, sekaligus pemberhentiannya menjadi anggota DPRD. Dan saat ini kita tengah lakukan usulan proses PAW,” terang Suhaili Minggu (23/9) di Mataram. 

 
Ketua DPD yang juga Bupati Lombok Tengah ini sangat perihatin atas perbuatan kadernya tersebut. Padahal yang ia ketahui HM ini cukup bagus di partai. “Tetapi kejadian ini sebagai bentuk pembelajaran bagi kader lainnya agar selalu berhati-hati dengan perbuatan anggar hukum,”  jelas Suhaili yang juga sempat maju dalam Pikada NTB beberapa waktu lalu.

 
Suhaili memberi peringatan kepada seluruh kader partai Golkar, agar bisa memegang amanah yang telah diberikan masyarakat. Jangan sekali-sekali menyalahgunakan amanah yang telah diberikan. “Bila melanggar amanah maka akan berurusan dengan hukum,” kata Suhaili. 

 
Sebagaimana diberitakan kader Golkar kota Mataram, H Muhir terkena OTT di sebuah warung di kawasan Cakranegara, Kota Mataram. Muhir diamankan bersama barang bukti uang Rp 30 juta. 

 
Uang sebanyak itu diduga jatah fee yang diminta Muhir atas lolosnya Anggaran Rehabilitasi Pasca Gempa untuk Bangunan SD dan SMP se kota Mataram sebesar Rp 4,2 M. Muhir meminta fee setelah dirinya merasa berjasa memuluskan pembahasan disetujuinya anggaran tersebut dalam APBD Perubahan tahun 2018.


 


Reporter: Hernawardi

Editor: Bernadetta Febriana

 

Bernadetta Febriana
23-09-2018 14:44