Main Menu

Akhirnya Bandara Kertajati Layani Rute Penerbangan Umrah

Birny Birdieni
10-10-2018 22:35

(kiri – kanan): Managing Director of Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil; Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra; Vice President Dream Tour, Muhammad Umar Bakadam. (Dok. BIJB/re1)

Bandung, Gatra.com- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka akan resmi membuka layanan penerbangan internasional perdana pada Sabtu (13/10) mendatang. Adapun penerbangan dengan rute Kertajati - Madinah itu akan mengangkut jamaah asal Jawa Barat dan Jawa Tengah.

 

"Dengan bahagia pada 13 mendatang akan ada penerbangan yang ditunggu-tunggu. Karena akan ada penerbangan (di Bandara Kertajati) dengan pangsa yang luar biasa," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam acara Jawa Barat Punya Informasi (JAPRI) yang digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (10/10).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com ini disebutkan bahwa layanan penerbangan internasional tersebut akan menjadi penanda baik bagi bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 lalu.

Jawa Barat memiliki populasi jumlah penduduk terbanyak di Indonesia dimana ada sekitar 41 juta umat muslim atau 97% total populasi muslim.

Adapun Bandara Kertajati terletak strategis karena berada di tengah kawasan berkembang Cirebon, Indramayu, serta Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning). Area itu memiliki pangsa pasar umrah yang cukup basar setiap tahunnya.

Data Ministry of Hajj and Ummrah Saudi Arabia potensi masyarakat untuk berangkat umrah setiap tahun di kawasan Ciayumajakuning selalu bertumbuh. Pada 2015 lalu tercatat 117.469 jamaah, 2016 ada 118.218 jamaah, dan 2017 hingga 140.153 jamaah.

"Layanan direct flight dari Kertajati ke Madinah ini mudah-mudahan bisa menambah penerbangan lainnya yang ada di BIJB," ungkap mantan walikota Bandung yang akrab disapa Kang Emil ini.

Emil pun mengajak masyarakat Jawa Barat untuk melaksanakan 'wisata religi' melalui Bandara Kertajati. BIJB ini bisa menjadi opsi setelah Bandara Soekarno-Hatta yang semakin padat melayani penerbangan menuju Madinah, khususnya umrah.

"Jadi nanti dengan kehadiran rute internasional menuju Arab Saudi, memberikan nilai lebih terutama efektivitas," ungkap Emil.

Direktur Utama PT BIJB, Virda Dimas Ekaputra memastikan kesiapan Bandara Kertajati untuk melaksanakan penerbangan umrah pada 13 Oktober mendatang. Bandara pemilik three letter code 'KJT' ini rencananya akan melayani umrah satu minggu sekali dengan agen biro perjalanan Dream Tour.

"Insya Allah kami siap. Dua minggu lalu kami sudah melakukan simulasi. Kami sangat optimis pada 13 Oktober nanti kita akan memulai penerbangan internasional perdana Kertajati - Madinah dengan transit di India," tutur Virda.

Kesiapan Bandara Kertajati untuk melayani penerbangan internasional juga sudah melalui beberapa tahapan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Verifikasi untuk melihat fasilitas dan sarana pendukung seperti imigrasi, buat masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri.

"Fasilitas terminal kami sudah siap. Sekarang bagaimana caranya kami bisa mengoptimalkan bahwa bandara ini sudah beroperasi baik domestik maupun internasional kepada masyarakat luas," ujar Virda.

Menurut Managing Director of Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, “Bandara Kertajati bisa menjadi pusat kegiatan transportasi udara dari Jawa Barat menuju Tanah Suci. Sebagai bandara terbesar di Jawa Barat sudah seharusnya potensi masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri bisa terlayani secara maksimal.”

Adapun layanan Lion Air akan menggunakan pesawat terbaru Boeing 737 MAX 8 dengan kapasitas 180 kursi. "Karena penerbangan jarak jauh, maka transit dilakukan di Bandar Udara Internasional Trivandrum, Kerala, India untuk keperluan pengisian bahan bakar,” tegas Capt. Daniel.

Vice President Dream Tour, Muhammad Umar Bakadam menambahkan bahwa jamaah umrah asal Ciayumajakuning dan Purwokerto memang cukup mendominasi untuk keberangkatan umrah pertama melalui Bandara Kertajati. "Selain jemaah asal Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan, jemaah dari Purwokerto juga akan menjadi jemaah pertama yang berangkat ke Tanah Suci dari Bandara Kertajati," terang Umar.

Direktur Utama Biro jasa penerbangan umrah lainnya, PT DGI, Fauzi Wahyu Muntoro mengatakan bahwa respon masyarakat cukup luar biasa menyambut penerbangan umrah dari Bandara Kertajati. "Keberangkatan transportasi udara menuju Madinah bisa lebih mudah mengakomodir warga Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Sekarang waktunya lebih praktis,” pungkasnya.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
10-10-2018 22:35