Main Menu

Menko Maritim: DPR Harus Panggil RJ Lino Soal Pemborosan

Abdul Rozak
15-09-2015 12:20

Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli (ANTARA/Rosa Panggabean)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli kembali meluapkan kekesalannya kepada Dirut PT Pelindo II, RJ Lino. ‎Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini melakukan pemborosan dengan memasang iklan di dua surat kabar cetak nasional besar-besaran.


"Lino bayar iklan 4 halaman, buang uang segitu besar gampang yah buat Pelindo? Kalau ada DPR, harusnya (RJ Lino) dipanggil, tanya ke dia‎ kenapa buang begitu besar," ujarnya di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jalan Gatot Subroto, Selasa (15/9). ‎

Iklan yang dimaksud adalah di surat kabar Kompas dan Bisnis Indonesia yang terbit pada Senin (14/9) kemarin. Rizal mengatakan, nilai iklan itu adalah Rp 4 milyar dan Rp 8 milyar di masing-masing media.

Iklan tersebut bercerita tentang pembangunan Pelabuhan Kalibaru yang saat ini dalam kondisi mangkrak. Rizal menegaskan, meski jor-joran memasang iklan, masalah lama tidak otomatis terselesaikan.

"Itu sama sekali tidak menjawab masalah yang lama. Apalagi soal dwelling time. Iklan ini kan bercerita rencana pembangunan (pelabuhan) Kalibaru yang sekarang mangkrak, enggak jelas," sambung Rizal.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden Gus Dur menduga ada pihak yang membiayai kedua iklan tersebut. Namun Rizal tidak menyebutkan pemodal iklan itu yang diduga mengeruk keuntungan dari Pelindo.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
15-09-2015 12:20