Main Menu

Darurat Pornografi, Mensos: Laki-Laki Korban Pelecehan Seksual Cukup Banyak

Ervan
16-09-2015 08:49

Menteri Sosial Khofifah Parawansa di Panti Sosial (ANTARA/dok)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai diperlukan langkah-langkah preventif dan kuratif untuk membentengi generasi bangsa dari serbuan pornografi. Pada Februari lalu, Indonesia sudah menyatakan perang dan darurat pornografi.

 

 

“Indonesia dalam kondisi darurat pornografi yang memerlukan upaya preventif dan kuratif agar generasi bangsa selamat, ” ujar Khofifah usai acara pertemuan kerjasama Kementerian Sosial dengan Muslimat NU di Hotel Boutique Jakarta, Selasa (15/9).

 

Namun, kata Mensos, ada beberapa pihak yang menganggap hal itu sebagai tindakan ‘lebay’ karena memang seperti gunung es yang nampak di permukan sedikit, tapi faktanya sangat banyak terjadi.

 

“Banyak laporan ke saya, ibu di sini ada kejadikan tapi mau dipublikasikan. Lalu, saya panggil dinas sosial (dinsos) untuk memastikan kejadiannya karena dianggap tidak ada tapi realitasnya terjadi, sedangkan korban butuh trauma healing dan konseling,” imbuh Mensos.

 

Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki data yang selalu di-update, di setiap provinsi dan kabupaten mana saja yang tinggi kejadiannya. Tentu saja lengkap dengan pelaku dan tingkatan korbannya.

 

“Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui korban pelecehan seksual yang menimpa laki-laki ternyata cukup banyak, dibandingkan korban perempuan,” ucapnya.

 

Dalam penanganannya, Kemensos tidak bisa bekerja sendirian, tapi memerlukan sinergitas dengan public private sector, ormas dan pihak-pihak terkait lainnya.

 

“Tentu saja, butuh sinergitas dengan public private sector, ormas dan pihak-pihak terkait lainnya,” tuturnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Ervan
16-09-2015 08:49