Main Menu

Mensos: Karang Taruna Netral dan Tak Terbawa Politik Praktis

Wanto
05-10-2015 21:35

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat melantik pengurus baru Karang Taruna (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Pengurus nasional Karang Taruna yang dikukuhkan oleh Menteri Sosial (Mensos) diharapkan tidak hanya menjadi forum komunikasi semata, melainkan memiliki otoritas menyiapkan struktur, fungsi, serta pola koordinasi baik vertikal, horizontal, lokal, regional maupun internasional.

"Peran aktif Karang Taruna bisa dalam penanganan fakir miskin di Indonesia melalui koordinasi dan membangun sinergitas dengan elemen bangsa lainnya," ujar Mensos Khofifah Indar Parawansa saat melantik Pengurus Nasional Karang Taruna Masa Bakti 2015-2020, Senin (5/10), di Jakarta.

Saat ini, diperlukan koordinasi pasca MDGs dan Karang Taruna memiliki kesempatan sangat luas serta power yang cukup kuat untuk mereduksi pelambatan ekonomi di tingkat desa, kecamatan hingga struktur nasional.

“Dengan struktur dari tingkat desa hingga nasional itu, Karang Taruna memiliki kekuatan luar biasa untuk bisa berperan aktif dalam upaya penanganan fakir miskin," tambahnya.

Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial (Mensos) ditegaskan, struktur Karang Taruna bukan forum komunikasi. Sehingga, mendapatkan kekuatan baru terlebih adanya Undang-Undang (UU) pemerintahan daerah, 1 dari 6 layanan dasar terkait urusan sosial.

Karang Taruna tidak hanya berperan rehabilitasi dan pemberdayaan sosial. Dengan struktur di tingakat manapun bisa membangun penguatan dan sinergitas di kalangan muda di tingkat desa sesuai butir ketiga Nawacita.

“Butir ketiga Nawacita disebutkan, membangun Indonesia dari pinggiran, daerah dan perdesaan, menjadikan segala potensi Karang Taruna bisa sangat signifikan," tuturnya.

Karang Taruna, kata Mensos, secara institusi harus konsisten dan tegak bersikap tidak terbawa arus politik praktis. Namun, sebagai individu dan warga bangsa bisa menjadi pioner produktif dan konstruktif dalam politik. "Mesti tegak dan konsisten sebagai institusi tidak terbawa arus politik praktis. Tetapi sebagai warga negara dan individu bisa menjadi pioner dan konstruktif dalam politik," katanya.

Sementara itu, Didik Mukrianto, selaku ketua umum Karang Taruna, menegaskan , karang taruna akan tetap berkomitmen menjalankan perekat sosial , penyambung solidaritas sosial. Karang taruna akan menjadi agent perubahan dalam agenda perang terhadap kemiskinan, menghalau kesenjangan sosial.

"Karang Taruna alan mengukuhkan kemandirian ekonomi ekonomi anak muda, melahirkan dan menguatkan desa dengan harapan nantiya akan lahir lembaga ekonomi mikro ditingkat desa," tegas Didik.


Reporter: Wanto

Editor: Nur Hidayat 

Wanto
05-10-2015 21:35