Main Menu

43 Juta Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran  

Ervan
15-10-2015 10:35

Antrean mengurus akta kelahiran (Antara/Paramayuda)

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Sosial mencatat ada 43 juta anak Indonesia yang belum mempunyai akta kelahiran. Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menyatakan nantinya pada momen Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 20 Desember mendatang akan menjadi momentum akan kejelasan status anak yang belum memiliki akta kelahiran.

“Saat ini, 43 juta anak Indonesia tidak memiliki akta kelahiran, sehingga bisa menjadi kendala serius untuk mewujudkan cita-cita mereka di masa depan, seperti tidak bisa masuk sekolah negeri, sulit menjadi anggota TNI/Polri dan sebagainya, ” ujarnya usai menjadi pembicara memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1437 Hijriah di Gedung Serba Guna, Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Rabu (14/10).

Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 20 Desember menjadi momentum akan kejelasan status anak yang belum memiliki akta kelahiran,” imbuhnya.

Kementerian Sosial (Kemensos) baru saja melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan 7 kementerian/lembaga untuk pemetaan di seluruh kota dan evaluasi dari akta kelahiran tersebut.

“Tahun ini, HKSN akan dilaksanakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 20 Desember yang juga momentum untuk melakukan evaluasi dari program akta kelahiran anak tersebut,” tutur Khofifah.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

Ervan
15-10-2015 10:35