Main Menu

Greenpeace: Kabut Asap Bencana Kemanusiaan

Tian Arief
17-10-2015 12:55

Kabut asap menyelimuti Jambi (ANTARA/Wahdi Septiawan)

Jakarta, GATRAnews - LSM lingkungan hidup Greenpeace menyatakan, kabut asap yang terjadi di Indonesia adalah bencana kemanusiaan. Guna mencegah hal tersebut terjadi lagi di masa mendatang, seharusnya pemerintah mendorong perwujudan nol deforestasi.

"Asap adalah bencana kemanusiaan yang dibuat oleh manusia yang memicu krisis lingkungan, mengancam kesehatan jutaan manusia, bahkan menyebabkan kematian dini," kata Annisa Rahmawati, Juru Kampanye Greenpeace Asia Tenggara, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, di Jakarta, Sabtu (17/10).

Anissa menjelaskan, terjadinya perusakan hutan dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah hutan dan lahan gambut di Indonesia menjadi "bom iklim".

Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo harus berdiri bersama dengan perusahaan yang progresif untuk memastikan bahwa keseluruhan industri akan menghentikan kontribusinya dalam menciptakan bencana asap di tahun depan.

Greenpeace juga mengkritik kerja sama pemerintah Indonesia dengan Malaysia terkait kelapa sawit, yang dinilai malah menurunkan standar bagi perusahaan kelapa sawit, bukannya memastikan perusahaan-perusahaan tersebut melindungi hutan dan lahan gambut.

Sebelumnya, Greenpeace juga menyatakan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai daerah di Tanah Air merupakan warisan kerusakan dari industri kehutanan yang telah mengeksploitasi hutan untuk sejumlah komoditas.

"Kebakaran ini mengingatkan kita tentang warisan kerusakan dari industri sawit dan pulp," kata Bustar Maitar, Pemimpin Kehutanan Greenpeace Asia Tenggara.

Untuk itu, menurut Bustar, pihak perusahaan juga perlu menghadapi tantangan dan bekerja bersama untuk mematahkan kaitan antara produksi komoditas dan penghancuran hutan.

Dia menilai, kebijakan antiperusakan hutan yang unilateral ternyata telah gagal.

"Perusahaan perlu menghapus insentif ekonomi untuk menghancurkan hutan, dengan pelarangan perdagangan dengan siapa pun yang memusnahkan hutan," ujarnya.

Greenpeace juga telah mengambil rekaman gambar dari pesawat tanpa awak (drone) yang menunjukkan kebakaran tanah gambut secara masif di Indonesia.

Rekaman diambil di sekitar tepian Taman Nasional Gunung Palung, sebuah suaka besar keanekaragaman hayati di Kalimantan Barat, Indonesia.

Rekaman itu menunjukkan api yang berkobar di tanah gambut dalam, di seputar taman nasional dan konsesi kelapa sawit di dekatnya, akibat dari puluhan tahun pembalakan liar dan penggundulan hutan untuk perkebunan kelapa sawit dan pulp.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
17-10-2015 12:55