Main Menu

Mensos Prihatin Anak-Anak Curi Barang di Rumah untuk Beli Narkoba

Ervan
20-10-2015 09:51

Khofifah Indar Parawansa dan Budi Waseso (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai penanganan korban penyalahgunaan narkoba memerlukan kerjasama lintas kementerian/lembaga. Sebab, sindikat pengedar telah merubah cara penyebaran dengan target pengguna mulai anak Taman Kanak-Kanak (TK).

“Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan komandannya Pak Budi Waseso berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lemabaga agar ikut andil dalam upaya dan langkah-langkah pencegahan (preventif),” ujar Mensos usai bertemu dengan Kepala BNN Budi Waseso di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos) Salemba, Jakarta, Senin (19/10).

Para pengedar narkoba sudah masuk ke berbagai pulau dengan berbagai cara dan ada indikasi kuat mereka memperpendek atau meregenerasi pasar dengan target grup mulai dari anak TK dengan jaminan barang-barang di rumahnya.

“Anak diberikan narkoba tidak gratis dan ketika mulai ketagihan diajarilah cara dengan menukar barang-barang di rumahnya, seperti cincin milik ibunya kepada para pengedar tersebut,” lanjut Khofifah.

Model peremajaan pangsa pasar ini terbilang luar biasa, karena bisa dihitung berapa anak yang mengalami proses adiksi dengan dampak sangat mengerikan yaitu terganggunya syaraf otak secara permanen.

“Saya kira ini harus disosialisasikan secara komprehensif kepada para orangtua dna masyarakat luas terkait bahaya yang ditimbulkan oleh narkoba yang sangat bisa merusak syaraf otak secara permanen,” tuturnya.


Reporter: Ervan Bayu      

Editor: Nur Hidayat

Ervan
20-10-2015 09:51