Main Menu

Jasa Marga Pastikan Jalan Tol Tak Akan Terganggu Pemogokan Karyawan

Dani Hamdani
20-10-2015 21:30

Jasa Marga (ANTARA/Septianda Perdana)

Jakarta, GATRAnews - Ancaman mogok kerja ribuan karyawan kontrak pekerja jalan Tol pada 28 Oktober mendatang dijawab oleh Mohammad Sofyan, Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Sofyan memastikan bahwa seluruh jalan tol di Jabodetabek tetap beroperasi normal dan tidak akan ada gangguan layanan transaksi.

 

"Kami memastikan bahwa seluruh petugas operasional kami yang tersebar di wilayah Jabodetabek sebanyak 4.000 orang siap melayani 2,3 juta volume lalu lintas transaksi yang melintasi jalan tol dengan aman," kata Mohammad Sofyan dalam penjelasan tertulis yang diterima GATRAnews, Selasa sore ini.

 

Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan tol, serta memastikan fungsi dan peran jalan tol tetap berjalan dengan baik sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang tentang Jalan No.38 tahun 2004.

 

"Kami tidak segan mengambil langkah tegas untuk mengamankan fasilitas negara dan mengamankan pengguna jalan tol yang melakukan aktivitas ekonomi dan distribusi barang jasa," ujar Sofyan. 

 

Jalan tol merupakan bagian dari sistem jaringan jalan nasional yang mempunyai peranan penting sebagai sarana transportasi dan distribusi barang dan jasa. Menurut Sofyan, Jasa Marga akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengganggu fungsi dan peran jalan tol serta menyebabkan ketidaknyamanan pengguna jalan.

 

Mengenai berita-berita yang berkaitan dengan tenaga alih daya pengumpulan tol, Sofyan menegaskan bahwa Jasa Marga telah membentuk PT Jasa Layanan Operasi (JLO) untuk menjadikan tenaga alih daya menjadi karyawan tetap di PT JLO. "Hal ini kami lakukan selain untuk memenuhi ketentuan Pemerintah tentang tenaga alih daya, juga untuk memberikan kepastian pekerjaan dan kesejahteraan," katanya.

 

Upaya pengalihan tenaga alih daya itu menjadi karyawan tetap, lanjut Sofyan, dilakukan dengan tidak menimbulkan PHK, tidak mengurangi kesejahteraan, dan tidak mengurangi hak-hak tenaga alih daya.

 

Hingga saat ini Jasa Marga melalui Anak Perusahaannya, PT JLO telah menjadikan 2.400 tenaga alih daya menjadi karyawan tetap. "Ini adalah bukti nyata dan komitmen Jasa Marga untuk memberikan kepastian status pekerjaan dan kesejahteraan," ujar Sofyan.

 

Jasa Marga membentuk PT JLO sebagai bagian dari upaya untuk mendukung program Pemerintah 1.000 Km jalan tol dan peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan. "Kami bersyukur bahwa di tengah maraknya PHK, PT JLO mampu merekrut dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi tenaga alih daya pengumpulan tol," ujar Sofyan.


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
20-10-2015 21:30