Main Menu

UOB Indonesia Sekolahkan Para Bankir

didi
23-02-2016 20:03

Plaza UOB di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat(ANTARA/Lukisatrio)

Jakarta, GATRAnews - PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) meluncurkan program pendidikan UOBI-ITB SME Banker’s Executive Certificate. Program ini merupakan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), perguruan tinggi negeri ternama di Kota Bandung.

Wakil Presiden Direktur UOB Indonesia Iwan Satawidinata mengatakan, program pendidikan tinggi ini merupakan pertama kalinya dilakukan oleh pelaku industri keuangan di Indonesia yang dirancang khusus untuk kebutuhan perbankan Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Usaha Mikro Kecil dan Menengah merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia dan terdapat sebanyak 57 juta pengusaha lokal yang berada dalam kategori ini," kata Iwan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (23/2).

Pelaku UKM dalam menjalankan usahanya seringkali berhadapan dengan risiko ataupun ekses dari perdagangan internasional, kompleksitas usaha dan kebijakan yang dapat berubah sewaktu-waktu serta keterbatasan akses untuk mendapatkan dana.

Menyikapi permasalahan yang dihadapi, ujar Iwan, program UOB-ITB Banker’s Executive Certificate akan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan oleh Relationship Manager UOB dalam membantu UKM berekspansi dan meningkatkan pasarnya.

Kerangka kerja pendidikan ini difokuskan pada pembelajaran di bidang kredit, manajemen risiko, pembiayaan perdagangan, regulasi-regulasi pemerintah serta pelatihan kemampuan praktis dalam menghadapi masalah.

Ia menyebutkan, penting untuk meningkatkan keahlian para manajer business banking UOB untuk menjawab dinamika kebutuhan nasabah UKM yang semakin menantang.

“Seiring dengan pertumbuhan UKM yang semakin mutakhir serta keberadaan mereka di berbagai kota, nasabah-nasabah UKM berharap pada keahlian kami dalam memberikan nasihat kebutuhan perbankan, mulai dari pendanaan perdagangan dan layanan kas manajemen hingga perlindungan nilai mata uang asing," ucapnya.

Sementara itu Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan, pihaknya berharap kolaborasi ini akan menguntungkan kedua belah pihak. "UOB Indonesia dapat mengakses berbagai riset yang telah kami lakukan di sektor UKM, sementara UKM-UKM yang berada dibawah pembinaan ITB bisa mendapatkan layanan UOB Indonesia seperti fasilitas pendanaan," kata Kadarsyah.

Pendanaan yang diberikan oleh Business Banking UOB Indonesia di segmen ini tumbuh 10% year-on-year di akhir 2015 dan menyumbang 24% dari total portofolio kredit UOB Indonesia. Nasabah-nasabah UKM UOB Indonesia terdiri dari berbagai sektor industri mulai dari transportasi, hunian komersial, makanan dan minuman, perdagangan serta layanan ritel. Nasabah-nasabah UKM UOB Indonesia memiliki annual turnover Rp 40 milyar.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
23-02-2016 20:03