Main Menu

Hipmi Dorong Pengampunan Pajak bagi Seluruh Pengusaha

didi
14-04-2016 14:33

Lambang Hipmi (Antaranews/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendorong diberlakukannya pengampunan pajak bila diterapkan secara berkeadilan untuk semua pengusaha dan cakupannya diperluas. "Hipmi berharap tax amnesty (pengampunan pajak) bersifat inklusif yang berarti terbuka bagi semua wajib pajak, termasuk bagi UMKM," kata Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (14/4).

Menurut Bahlil Lahadalia, keterbukaan dan tingkat inklusifitas yang tinggi dalam penerapan pengampunan pajak dinilai akan memberikan kepastian hukum serta menggairahkan bidang perpajakan nasional.

Ia mengemukakan, BPP Hipmi menilai tidak berkeberatan bila pengampunan pajak diterapkan asalkan inklusifitasnya tersebut berkeadilan dan cakupan diperluas sehingga bisa teratur dalam membayar pajak.

Bahlil berpendapat, jika penerapan pengampunan pajak berlaku secara eksklusif, maka akan terjadi gelombang penolakan dan berpotensi menurunkan kepatuhan pembayar pajak lantaran dinilai hanya menguntungkan pihak tertentu saja, misalnya bagi mereka yang masih memarkir dananya di luar negeri.

"Jangan sampai, pengusaha yang jelas-jelas berkontribusi ke negara malah tak dapat menikmati fasilitas tax amnesty," katanya.

Sementara itu, Ketua Pusat Pajak Hipmi Ajib Hamdani mengatakan selama ini pertumbuhan ekonomi Indonesia tak bisa optimal karena likuiditasnya memang sangat rendah dampak dari perputaran uang konglomerat asal Indonesia justru banyak yang masih tersimpan di luar negeri.

Sebelumnya, Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Agus Santoso mengatakan petinggi negara yang terbukti melakukan penghindaran pajak seharusnya mengundurkan diri dari jabatannya.

"Para petinggi negara secara etika seharusnya mengundurkan diri kalau memang punya perusahaan dan menyimpan uang di luar negeri," kata Agus.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
14-04-2016 14:33