Main Menu

Soeharto Pahlawan Nasional, Desmond; Kalau PDI P Yang Minta Baru Luar Biasa

Wem Fernandez
19-05-2016 18:28

Soeharto (dok. Gatra/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Keputusan Munaslub Golkar di Nusa Dua, Bali, untuk menjadikan mantan Presiden Soeharto menjadi pahlawan nasional dinilai biasa saja. Karena ini bukan kali pertama, jauh sebelum Munaslub berlangsung, Golkar telah beberapa kali menyuarakan hal itu. 
 
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa mengatakan, wacana ini adalah hal yang lumrah jika disuarakan oleh Golkar. Karena bagaimanapun, Golkar merupakan anak kandung dari mantan presiden ke-2 Republik Indonesia ini. 
 
"Bagi kami bukan sesuatu yang baru. Golkar adalah anak kandung sedangkan kami ini adalah cucu biologis," jelasnya dalam Konfrensi Pers Fraksi Gerindra di Kompleks Parlemen, DPR RI, Kamis, (19/5). 
 
Dia menambahkan, wacana ini akan menjadi luar biasa jika disuarakan oleh Megawati Soekarnoputri. Sebab pernah menjadi korban politik pada masa itu. 
 
"Kalau yang mengusullan PDI Perjuangan itu baru berita. Karena sentuhan emosional atau korban politik adalah Megawati, partai itu. Kalau partai itu yang mengusulkan baru luar biasa," tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra ini. 
 
Ditempat yang sama, Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani menambahkan, wacana Soeharto menjadi pahlawan nasional ini menunjukan catatan keberhasilan di negara ini. Banyak orang yang berjasa dalam memperbaiki kehidupan bernegara walaupun punya catatan tersendiri. 
 
Namun bagi Gerindra, Soeharto tetaplah menjadi (mantan) Presiden Ke-2 RI. 
 
"Kami menghormati keputusan tersebut tapi ada juga catatan yang lain. Buat kami Pak Harto adalah presiden ke dua negeri ini," tutup Muzani. 
 
Reporter : Wem Fernandez 
Wem Fernandez
19-05-2016 18:28