Main Menu

KPK Sinyalir Izin PLTMH Diperjualbelikan

Iwan Sutiawan
25-05-2016 05:20

Komisi Pemberntasan Korupsi (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensinyalir ada indikasi jual-beli izin pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di sejumlah daerah.

"Izin-izin mikro hidro ternyata diperjualbelikan. Nah, itu kenapa kita ingin dengar dari ESDM," kata Pahala Kencana, Direktur Pencegahan KPK, di Jakarta, Selasa (24/5).
 
Menurutnya, hal itu tidak lazim saat sejumlah daerah mengeluhkan kurangnya pasokan listrik dan bisa menghambat tercapainnya target energi terbarukan sebesar 25% yang telah ditetapkan.
 
Terkait berbagai persoalan di atas, KPK mengundang Menteri ESDM Sudirman Said untuk melakukan koordinasi, termasuk membahas soal program 35.000 MW. "10.000 MW juga kita tanya," ujarnya.
 
Sementra itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, dialog dengan KPK lebih kepada tatanan makro, bukan soal kasus. Namun, pihaknya khusus menitipkan kepada KPK untuk memperhatikan proyek-proyek strategis yang berkaitan dengan energi.
 
Proyek-proyek strategis itu, lanjut Sudirman, seperti pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW, kilang minyak, serta energi baru dan terbarukan. "Karena itu bersangkutan dengan uang dan psikologis yang cukup besar," katanya.
 

Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief
Iwan Sutiawan
25-05-2016 05:20