Main Menu

Orasi Ilmiah Dr. Hc. Megawati: Generasi Muda Jangan Lupakan Sejarah!

Ervan
25-05-2016 11:38

Megawati Soekarnoputri (Antara/Puspa Perwitasari/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri menerima gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Padjajaran dalam bidang politik dan pemerintahan di Kampus Unpad, Bandung, Rabu (25/5).

 

Dalam orasi ilmiahnya, Mega menceritakan saat dirinya pertamakali tercatat sebagai Mahasiswa Teknik Pertanian Unpad ‎tahun 1965.

 

Fakultas Pertanian diambil Megawati karena diperintah oleh Presiden pertama RI Sukarno, yang juga ayah Megawati. Menurut Bung Karno,  berdirinya suatu negara tergantung ketersediaan pangan.

 

"Oleh Bung Karno, saya diharuskan masuk ke Fakultas Pertanian. Sebab urusan pangan merupakan urusan mati hidupnya bangsa," katanya.

 

Ketua Umum PDI Perjuangan ini mengutip pidato Bung Karno saat dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dalam Ilmu Sejarah dari Universitas Padjadjaran ditempat yang sama pada tahun 1964 silam.

 

"Sejarah sangat panting bagi perjalanan suatu bangsa. Tentu kita semua ingat kata-kata yang disampaikan Bung Karno “Jas Merah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah!" lanjut Mega.

 

Dari ungkapan "Jas Merah" Bung Karno, Mega berpesan kepada generasi muda agar selalu mempelajari sejarah agar menjadi orang bijaksana dan dapat mengambil pelajaran dari sejarah.

 

"Orang yang tidak mempelajari atau mengambil pelajaran dari sejarah, sebetulnya orang yang tidak bijaksana, orang yang tidak mengetahui. orang yang tidak mengetahui arah, orang yang tidak mengetahui tujuan. Kepada kaum muda, saya berpesan jangan sekali-kali mengangap sejarah sebagai barang rongsokan," ungkapnya.

 

Hadir dalam penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa Megawati, Wapres Jusuf Kalla dan beberapa Menteri Kabinet Kerja yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum ‎dan HAM Yasonna H Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono.

 

Selain itu, hadir juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Manoarfa, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan ‎Gubernur Jawa Tengah Gandjar Pranowo, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Ervan
25-05-2016 11:38