Main Menu

KLHK: Penggunaan Kantong Plastik Menurun Capai di Atas 50%

Januar
09-06-2016 09:43

Penggunaan kantong plastik menurun (ANTARA/Wahyu Putro/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tentang penggunaan kantong plastik menunjukkan terjadinya pengurangan rata- rata di atas 50% bahkan ada yang mencapai hingga 82,90%. "Monev (monitoring dan evaluasi) kita lakukan di 27 kota hasilnya cukup memuaskan," kata Direktur Pengelolaan Sampah KLHK R Sudirman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/6).

Monev yang dilakukan hingga April lalu menunjukkan bahwa di kota Bandung berkurang hingga 48,96%, Jakarta Utara 61,40%, Palembang 60,46%, Pekanbaru 40% dan Tangerang Selatan 82,90%.  Jumlah ritel yang dimonitoring dan mengisi kuisioner sebanyak 160 ritel baik anggota APRINDO dan maupun bukan. Sedangkan jumlah konsumen yang mengisi kuisioner adalah 535 orang. 

Dari 160 ritel, 155 diantaranya sudah memahami maksud dan tujuan penerapan kantong plastik berbayar dan 141 ritel sudah memiliki prosedur operasional standar kasir tentang penerapan kebijakan tersebut.  

Selain itu sebanyak 136 ritel menerapkan harga Rp200 per kantong plastik sesuai dengan aturan. Ada enam kota yang menetapkan harga berbeda yaitu Balikpapan Rp 1.500, Banda Aceh Rp 500, Denpasar Rp 200-Rp 500, Kendari Rp 500, Surabaya Rp 200-Rp 1.500 dan tertinggi Ambon Rp 2.500-Rp 5.000. 

Sementara 91% konsumen memahami maksud dan tujuan penerapan kantong plastik berbayar tapi hanya 9% yang menjawab setuju untuk mengikuti program pemerintah. Selanjutnya 80% responden menyatakan harga kantong plastik yang diterapkan terlalu murah sehingga banyak konsumen yang masih mau membeli kantong plastik. Sementara 20% menganggap harga yang diterapkan mahal karena merasa kantong plastik adalah hak konsumen dan selama ini gratis.  

Pemerintah melaksanakan uji coba penerapan kantong plastik berbayar sejak 21 Februari 2016 di 27 kota yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Ambon, Balikpapan, Banda Aceh, Bandung, Banjarmasin, Bogor, Depok, Jayapura, Kendari, Makassar. Kemudian, Malang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Yogyakarta, Surakarta, dan Denpasar.


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur HIdayat

 

Januar
09-06-2016 09:43