Main Menu

Tujuh Dekade untuk Kemanusiaan

Umaya Khusniah
21-09-2016 16:43

Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Madya (Laksdya) TNI Arie Henrycus Sembiring (kiri) berbicang dengan Ketua Delegasi ICRC untuk Indonesia Christophe Sutter (kanan) (Antara/Umarul Faruq/AK9)

Jakarta, GATRAnews - International Committee of the Red Cross (ICRC) memiliki hubungan historis yang panjang dengan Indonesia. Hal ini tertuang dalam bukti foto-foto yang dipamerkan dalam acara pameran foto bertajuk "70 Tahun ICRC Bersama Indonesia". Acara yang diselenggarkan di Atrium Setiabudi Building, Jakarta ini berlangsung sejak 19–23 September 2016.

 

Foto – foto yang ditampilkan menunjukkan episode sejarah yang penting untuk Indonesia. Tak hanya itu, banyak juga foto yang menunjukkan respon-respon kemanusiaan ICRC dan Palang Merah Indonesia (PMI).

 

Menurut Christoph Sutter, Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste, sejak kemerdekaan Indonesia 71 tahun yang lalu, ICRC telah hadir untuk menjawab dan menghadapi tantangan kemanusiaan. Di mana banyak dihadapi oleh korban-korban bencana besar serta konflik bersenjata, yang memenuhi mandatnya dengan dukungan PMI, serta pemerintah Indonesia.

 

“Melalui pameran ini, kami hendak menekankan pentingnya sebuah perkembangan dan kebangkitan sebagai pemenuhan untuk kebutuhan dan ekspektasi masyarakat, serta menunjukan bahwa dengan keragaman, toleransi dan ketahanan, Indonesia dapat menjadi contoh dalam hal penyembuhan serta mengatasi luka lama,” ucap Sutter.

 

Berikut konten pameran foto, yang merepresentasikan berbagai periode dalam sejarah Indonesia : 

  • 1942 – 1949: Perang Dunia kedua dan tahun pertama Republik Indonesia.
  • 1950 – 1964: Peran ICRC dan PMI dalam pemulangan warga Negara Belanda dari Indonesia, serta diakuinya PMI secara resmi sebagai bagian dari Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
  • 1965 – 1974: Gagalnya kudeta yang melibatkan Partai Komunis Indonesia (PKI), yang bertujuan untuk menjatuhkan Presiden Soekarno, serta ketidakamanan yang berlangsung di Pontianak dan Singkawang.
  • 1975 – 1989: Intervensi Indonesia setelah ditariknya Portugal dari Timor Timur serta masuknya pengungsi Indocina ke Indonesia.
  • 1990 – 2003: Kunjungan Presiden ICRC ke Indonesia, peluncuran program ICRC untuk janda perang dan korban kekerasan.
  • 2004 – 2005: Tsunami Samudera Hindia.
  • 2006 – Sekarang : Indonesia saat ini.

 


Reporter : Umaya Kusniah

Editor : Gandhi Achmad

Umaya Khusniah
21-09-2016 16:43