Main Menu

Ikatan Keluarga Pahlawan rayakan milad di Taman Makam Kalibata

Hendry Roris P. Sianturi
12-11-2016 17:57

Ketua umum IKPNI Witjaksono Muwardi, 12 November 2016 (GATRA/Hendry Roris)

Jakarta, GATRAnews – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Di usianya yang ke-42 tahun, Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) mengajak masyarakat menyebarkan nilai-nilai kepahlawanan di masyarakat.

 

Ketua umum IKPNI Witjaksono Muwardi, dalam sambutannya, mengakui tidak mudah menyebarkan nilai-nilai kepahlawanan. Sebab ada pemahaman keliru tentang sejarah yang dipelajari di sekolah-sekolah selama ini.

 

Menurut Witjaksono, pendidikan sejarah hanya menciptakan kesan-kesan masa lalu. “Itulah kesalahan selama ini. Keliru besar. Yang lebih repot lagi kalau kita juga merasakan kesan itu, sehingga makin sulit menyebarkan sifat kepahlawanan,” katanya di aula Taman Makam Pahlawan Kalibata (12/11).

 

Padahal, kata putra Ketua Barisan Pelopor ini, sejarah memiliki tiga pengertian, yaitu berkaitan dengan masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

 

“Kalau  kita mau menerangkan sejarah, sebenarnya nggak perlu susah-susah. Karena kehidupan kita, masih membawa sejarah dan budaya masa lalu sampai seterusnya. Sebagai contoh, perkawinan dan upacara, semua itu hasil sejarah yang masih kita lakukan saat ini,” ujarnya.

 

Witjaksono mengatakan, bahwa sifat kepahlawanan adalah warisan kepada bangsa Indonesia sejak ribuan tahun lalu. “Yang akan terus eksis dan dibutuhkan hingga sepanjang masa,” katanya.

 

Perayaan ulang tahun IKPNI juga dimeriahkan dengan acara pameran foto-foto pahlawan nasional dan ramah tamah puluhan keluarga pahlawan. Beberapa keluarga pahlawan nasional yang hadir yaitu, keluarga Gatot Subroto, Raden Suprapto, Jendral Ahmad Yani, Dokter Suharjo dan Brigjen Katamso. Turut hadir pada perayaan tersebut, perwakilan dari kementeri sosial RI.

 

Perlu diketahui, IKPNI adalah organisasi yang berdiri pada tanggal 10 November 1974 yang didirikan istri-istri pahlawan Nasional. IKPNI sebelumnya bernama Ikatan Keluarga Pahlawan Indonesia (IKPI) yang dikukuhkan oleh Meneri Sosial, H.M.S. Mintaredja, SH.

 

Barulah tanggal 21 November tahun 1989 IKPI berubah menjadi IKPNI. Tujuan organisasi ini berdiri untuk melestarikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan dalam masyarakat.


Reporter: Hendry Roris

editor: Dani Hamdani 

Hendry Roris P. Sianturi
12-11-2016 17:57