Main Menu

Usut Penghinaan Bendera, Fadli Zon: Polisi Jangan Cari Kesalahan Orang

Wem Fernandez
23-01-2017 18:27

Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fadli Zon menilai, adanya tulisan tertentu di bendera Merah Putih bukanlah bentuk penghinaan terhadap lambang negara. Tulisan itu justru sebagai bentuk kebanggan terhadap negara.


"Saya kira ada orang yang mengibarkan bendera dengan adanya lafal itu sebagai bentuk kebanggaan, bukan masuk dalam kategori pelecehan. Yang melecehkan itu justru yang merobek, membakar dan menginjak. Jangan cari-cari salah orang, karena itu menjadikan hukum sebagai alat politik atau alat kekuasaan," jelas dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (23/1).

[column_item col="3"]

Baca juga: Ada Merah Putih bertuliskan arab? Jangan genit!

Baca juga: Hidayat Nur Wahid minta polisi berlaku adil[/column_item]Dia menambahkan, pada zaman kemerdekaan bendera dengan lambang tertentu kerap digunakan sebagai bentuk kebanggaan. Hal itu juga menandakan, selain mengakui Indonesia juga sebagai pemeluk agama.

"Itu ada tulisan Metallika enggak ditahan atau tulisan lain? Polisi jangan cari kesalahan yang remeh temeh, yang tidak substantif. Itu akan membuat tingkat kepercayaan masyarakat kepada mereka juga turun," tegas Wakil Ketua Partai Gerindra ini.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
23-01-2017 18:27