Main Menu

Jubir Kemenlu: Tim Polri Segera Berangkat ke Sudan

Rosyid
23-01-2017 19:20

Jakarta, GATRAnews - Kementrian Luar Negeri Indonesia melihat ada beberapa kejanggalan awal dari informasi awal yang diterima. Saat ini PBB sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir kepada Antara, Senin (23/1).

Penyelundupan senjata itu diduga dilakukan oleh polisi pasukan perdamaian Indonesia di Sudan. Namun, sampai berita ini disiarkan belum ada kepastian mengenai keterlibatan polisi Indonesia dalam percobaan penyelundupan senjata itu.

"Informasi awal yang kita terima dari pasukan Polisi Indonesia bahwa barang tersebut bukan miliki Pasukan Polisi Indonesia," tutur Arrmanatha.

Dia juga mengatakan bahwa Duta Besar RI di Khartoum sudah berada di lokasi untuk memberikan pendampingan kepada pasukan polisi Indonesia.

"Tim Polri akan segera berangkat untuk memberikan bantuan hukum dan mencari kejelasan dari permasalahan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pasukan polisi Indonesia yang tergabung dalam misi menjaga perdamaian di Darfur (UNAMID) ditangkap pada Jumat (20/1) waktu setempat di bandara Al Fashir, Sudan karena diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi. 

Informasi dari media setempat menyebutkan senjata dan amunisi yang diselundupkan meliputi 29 senapan Kalashnikov, empat senapan, enam senapan GM3 dan 61 berbagai jenis pistol, serta berbagai jenis amunisi dalam jumlah besar.


 

Editor: Rosyid

Rosyid
23-01-2017 19:20