Main Menu

Presiden Perintahkan Aparat Tindak Tegas Pengganggu Persatuan dan Kesatuan

Ervan
16-05-2017 19:35

Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (Setpres/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Kapolri dan Panglima TNI agar menindak tegas setiap tindakan yang dapat mengganggu persaudaraan dan kesatuan bangsa.

"Saya sudah perintahkan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu persatuan dan persaudaraan, NKRI dan Bhinneka Tungal Ika, dan yang tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," katanya usai menemui tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/5).

Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menggarisbawahi bahwa negara melindungi hak setiap warganya untuk berekspresi dan mengemukakan pendapat. Namun, kebebasan yang ada tersebut tentunya harus diiringi dengan tanggung jawab dan tidak melanggar aturan yang ada.

"Saya perlu tegaskan di sini bahwa kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul itu dijamin oleh konstitusi kita. Tapi saya juga perlu tegaskan bahwa kebebasan itu harus sesuai dengan koridor hukum, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945, serta harus berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Presiden.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut ialah Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini, Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Syaiful Bakhri, Ketua Konferensi Wali Gereja Indonesia Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Henriette T. Hutabarat-Lebang.

Selain itu, terlihat juga Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia Hartati Murdaya, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghuchu Indonesia Uung Sendana L. Linggaraja, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

 

Ervan
16-05-2017 19:35