Main Menu

Kritik Rencana Pemindahan Ibu Kota, Fary Djemy: Manajemen Isu Saja

Wem Fernandez
05-07-2017 20:38

Ilustrasi (Antara/Aprillio Akbar/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fary Djemy Francis mempertanyakan rencana pemerintah dalam pemindahan ibu kota. Jika wacana itu masuk dalam rencana kerja jangka panjang, maka hal tersebut wajib didukung. Apalagi melihat Jakarta yang kian rapuh dan sarat masalah, seperti banjir, kemacetan dan populasi penduduk yang kian padat.

 
“Kami akan memberi dukungan full berkaitan dengan rencana kerja jangka panjang pemerintah bukan tiba-tiba besok mau buat sesuatu, datang kunjungan kerja kemudian diusulkan satu program yang tidak masuk rencana kerja jangka panjang. Kita dukung kok kalau masuk,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/7).
 
Selama berkiprah di komisi yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, politisi Gerindra ini mengaku belum pernah membahas rencana ini dengan pihak pemerintah. Jangan sampai hal ini semacam pengalihan isu dari pemerintah.
 
“Setahu saya enggak pernah kita bahas-bahas itu dan baru sekarang. Selama saya mimpin jadi ketua Komisi V enggak pernah ada itu baik dari Menteri Perhubungan yang bilang kita mau pindah ibu kota 2018. Baru hari ini. Ini manajemen isu saja,” tambah dia. 
 
Pun dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tidak pernah menyebutkan ada rencana pemindahan ibu kota.
 
“Kementerian PU sudah mempresentasikan dan tidak ada ucapan 2018 mereka membutuhkan anggaran untuk pemindahan ibu kota. Gimana kalau negara ini diatur oleh pemimpi semalam,” tegas Fary.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
05-07-2017 20:38