Main Menu

Bertemu Kapolri, Pansus Hak Angket KPK Minta Bantuan Soal Penyelidikan

Wem Fernandez
12-07-2017 17:26

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kedua dari kiri) bersama para anggota Pansus Angket KPK (ANTARA/Reno Esnir/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK), Rabu (12/7) hari ini bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain bicara soal jemput paksa Miryam S. Haryani dari rumah tahanan KPK, tim pansus yang dipimpin politisi Golkar Agun Gunandjar ini meminta bantuan Polri untuk tugas-tugas penyelidikan yang akan dilakukan.


“Terkait dengan tugas pansus kami juga melakukan komunikasi, koordinasi. Yang kami harapkan dukungan peran dari Polri untuk dapat kiranya tugas-tugas penyelidikan yang dilakukan oleh panitia angket berjalan efektif, efisien dan tentunya tidak menimbulkan hal-hal yang kontraproduktif. Misalnya terjadinya mobilisasi massa lalu pengerahan yang membuat gaduh,” jelas Agun, usai pertemuan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu. 

Selain Agun, hadir juga beberapa pimpinan Pansus Hak Angket seperti Taufiqulhadi dan Dossy Iskandar. Sementara anggota yang ikut adalah Eddy Kusuma Wijaya, Muhammad Misbakhun, Ahmad Saroni, Masinto Pasaribu dan Bambang Soesatyo.

Agun menambahkan, Pansus Hak Angket ini telah diatur dalam UU dan UUD. Apalagi telah keluar surat pengakuan dari pemerintah melalui berita negara yang intinya adalah pengakuan bahwa Pansus menjalankan fungsi pengawasan tertinggi konstitusi.

“Hal ini tentu tidak ada itikad atau niat membawa kepentingan dengan sebuah rumusan untuk A, B, C, D, tidak. Tapi tugas-tugas penyelidikan ini akan dijalankan sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk mengawasi sebuah lembaga atas kepatuhan dan ketaatan terhadap UU,” tegas Agun.
 
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menambahkan, hak angket merupakan hak konstitusional DPR dan harus dihormati oleh semua pihak termasuk Polri. Polri, sesuai dengan amanat UU juga akan menjaga situasi tetap kondusif dalam setiap tugas-tugas Pansus.

“Pansus juga mengharapkan dukungan dari Polri untuk beberapa hal yang berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian yang juga diatur di dalam undang-undang seperti misalnya memberikan pengamanan agar situasi tetap jalan kondusif tidak timbul kegaduhan apalagi sampai menimbulkan aksi anarkis. Itu sudah menjadi tugas dan fungsi Polri menjaga keamanan dan ketertiban selama pansus berjalan,” ujar jenderal bintang empat ini.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
12-07-2017 17:26