Main Menu

Mendagri Kirim Tim Cek Masalah Pengurusan e-KTP kepada Jamaah Ahmadiyah

Ervan
26-07-2017 17:43

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (GATRAnews/Erry Sudiyanto/HR02)

Jakarta, GATRAnews- Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Manislor, Kuningan, Jawa Barat, tak mendapat e-KTP karena masalah kolom agama. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan sudah mengirim tim ke Kuningan untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya.  

"Saya sedang kirim tim ke sana, kan kasus daerah. Saya sudah panggil bupati, dia mengatakan komunikasi tokoh masyarakat, kelompok Manislor ini sulit dapat e-KTP," ujar Tjahjo di kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).

Ia mengeluhkan kasus level daerah ini mendapatkan respons nasional sehingga harus benar-benar ditelaah.

"Kami sudah kirim tim, kami ingin tahu masalahnya kenapa hanya di Kuningan, kenapa responsnya nasional. (Istilahnya) Pancing sedikit orang Sumatera...NTB merespons padahal hanya urusan mencantumkan kolom tapi wajib diisi," lanjutnya.

Tjahjo menegaskan kolom agama di e-KTP wajib diisi dengan agama yang diakui oleh Indonesia sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. "Saya hanya pegang aturan kolom e-KTP wajib diisi agama sah. Kepercayaan bukan agama, kalau ada aliran saya agama ini ya harus ditulis agamanya bukan alirannya," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Kuningan kesulitan mendapat KTP karena pengisian kolom agama. Konon, mereka diminta mengucapkan kalimat syahadat bila ingin memperoleh e-KTP.  


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Nur Hidayat

 

 

Ervan
26-07-2017 17:43