Main Menu

PTS di Jakarta Deklarasikan Gerakan Melawan Radikalisme

Abdul Rozak
19-09-2017 18:54

Ilustrasi (Antara/Kornelis Kaha/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 155 perguruan tinggi swasta atau PTS yang tergabung dalam Kopertis Wilayah III DKI Jakarta mendeklarasikan perang melawan gerakan radikalisme. Deklarasi disaksikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M. Nasir.


Perguruan tinggi di Ibu Kota mengatakan mendukung sepenuhnya anti radikalisme di dunia kampus. Antara lain dengan perbaikan kurikulum serta melakukan pembimbingan untuk kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.

"Perguruan tinggi di DKI menjadi garda terdepan dalam pengembangan sumber daya dan gerakan anti radikalisme," ungkap Ketua Kopertis Wilayah III DKI Jakarta Illah Sailah di Auditorium Faktultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Cawang, Jakarta Timut, Selasa (19/9).

Illah menambahkan, seluruh perguruan tinggi swasta di Jakarta sepakat untuk mewaspadai pemanfaatan negatif dari teknologi informasi di lingkungan kampus. Kemajuan teknologi saat ini dipakai untuk menyebarkan gerakan anti Pancasila dan anti keberagaman.

"Perguruan tinggi swasta di Jakarta harus menjadi etalase dalam gerakan Pancasila. Ini jangan sekedar retorika, tetapi harus ada implementasi-nya," pungkas Illah.

Rencananya, seluruh pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia akan mendeklarasikan gerakan melawan radikalisme pada 25 -26 September 2017 di Nusa Dua, Bali. Acara itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
19-09-2017 18:54