Main Menu

Malaysia Tidak Akan Kompromi dengan Pembunuh Adelina Lisao

Abdul Rozak
22-02-2018 05:39

Dubes Malaysia untuk Indonesia, Dato' Seri Zahrain Mohamed Hashim(kiri)(GATRA/Abdul Rozak/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta mengungkapkan keprihatinan atas meninggalnya Adelina Jemira Sau (Lisao). Tenaga kerja Indonesia asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut meninggal di Malaysia dengan cara yang mengenaskan.

 

"Kami sebagai saudara serumpun sangat berduka dengan ini dan mengecam sekeras-kerasnya kekejaman terhadap Adelina. Ini sangat menyayat hati kami," ungkap Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Seri Zahrain Mohamed Hashim di Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (21/2).

 

Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan berkompromi dengan majikan berserta keluarga majikan dari Adelina Lisao. Mereka harus bertanggungjawab dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Malaysia.

 

Polisi Diraja Malaysia (PRDM), lanjut Zahrain, menahan tiga orang tersangka pembunuh Adelina. Para tersangka akan dikenakan tuduhan berlapis pembunuhan mempekerjaan asisten rumah tangga (ART) ilegal.

 

"Jika terbukti bersalah mereka bisa dikenakan hukuman mati. Saya memohon rakyat Indonesia untuk memberi waktu bagi PRDM menyelesaikan kasus ini," kata Dubes Zahrain.

 

Tragedi kemanusian Adelina ini merupakan celah untuk menguak sindikat perdagangan manusia dari Indonesia ke tujuan Malaysia. Zahrain menambahkan, PRDM dan Polri bersama-sama akan mengungkap sindikat tersebut.

 


 

Reporter : Abdul Rozak

Editor : Birny Birdieni

Abdul Rozak
22-02-2018 05:39