Main Menu

Hakim Perintahkan KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Bank Century

Rohmat Haryadi
10-04-2018 10:25

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman. (ANTARA/Fanny Octavianus/FT02)

Jakarta, Gatra.com -- Hakim PN Jaksel mengabulkan gugatan praperadilan Kasus Korupsi Century yang diajukan Masyarakat Antik Korupsi Indonesia (MAKI) melawan KPK, Senin kemarin. MAKI mendalilkan KPK yang berlarut-larut menangani kasus Century karena tidak segera menetapkan tersangka baru setelah vonis Budi Mulya. "KPK dianggap menghentikan penyidikan Kasus Century secara tidak sah," kata Boyamin Saiman, koordinator MAKI.


KPK selama ini hanya berdalih masih mendalami dan analisa kasus Bank Century, dan tidak mau disebut telah menghentikan penyidikan. Hakim Efendi Muhtar menolak eksepsi termohon untuk seluruhnya, dan mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian.

Memerintahkan KPK untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk. Dan melanjutkannya dengan pendakwaan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Atau melimpahkannya kepada Kepolisian atau Kejaksaan untuk melakukan penyidikan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. "Tidak ada alasan lagi KPK untuk tidak menetapkan tersangka baru dalam kasus Century," tegas Boyamin. Menurut Boyamin yang layak segera menjadi tersangka baru adalah semua nama yang disebut dalam dakwaan Budi Mulya yaitu : Boediono, Muliaman D Hadad, Hartadi , Miranda Gutom , Raden Pardede, dll.

"Kami akan segera minta salinan resmi putusan dan akan menyerahkan kepada KPK untuk dasar menetapkan tersangka baru, dan kepada DPR untuk mengawasi pelaksanaannya oleh KPK," tegas Boyamin.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
10-04-2018 10:25