Main Menu

Jokowi Ancam Keluarkan Perppu Anti Terorisme

Bernadetta Febriana
14-05-2018 16:00

Presiden Joko Widodo (GATRA/Agriana Ali/yus4)

Jakarta, gatra.com- Aksi teror bom bunuh diri kembali menyerang Surabaya, tepatnya di Mapoltabes Surabaya, Senin (14/05) pagi tadi. Presiden Joko Widodo mengecam keras tindakan tersebut dan meminta DPR serta kementerian yang sedang menggodok RUU Tindak Pidana Terorisme untuk mempercepat penyelesaian pembahasannya. Bila tidak, maka Jokowi akan mengeluarkan perppu.

Hal itu dikatakan Jokowi dengan dasar bahwa pembahasan RUU Tindak PidanaTerorisme sudah berlangsung selama 2 tahun. "Harus segera diselesaikan secepatnya, pada masing sidang berikut yakni 18 Mei mendatang," ujar Jokowi.

UU ini nantinya, lanjut Jokowi, akan menjadi sebuah payung hukum yang penting bagi aparat, bagi Polri untuk bisa menindak tegas terorisme, dalam pencegahan maupun dalam penindakan. "Kalau nantinya di bulan Juni 2018, di akhir masa sidang, belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu," tegas Jokowi.

Senada dengan pernyataannya kemarin di Surabaya, Jokowi pun menyatakan bahwa tindakan satu keluarga yang melakukan serangan bom bunuh diri di Poltabes ini adalah tindakan pengecut, tindakan yang tidak bermartabat, tindakan yang biadab. "Dan perlu saya tegaskan lagi, kita akan lawan terorisme, dan kita akan basmi terorisme sampai ke akar-akarnya,"katanya.

Jokowi juga perintahkan kepada Kapolri untuk tegas, tidak ada kompromi, dalam melakukan tindakan-tindakan di lapangan untuk menghentikan aksi-aksi teroris ini.


Editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
14-05-2018 16:00