Main Menu

Usut Insiden KTP-el di Bogor, Komisi II DPR Akan Panggil Kemendagri

Wem Fernandez
28-05-2018 15:33

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria. (Dok.Ahmad Riza Patria/RT)

 

 

-Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ancang ancang memanggil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dinas Dukcapil pasca ditemukannya ratusan KTP-el yang ditemukan tercecer di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

 


“Pada waktunya nanti kita akan meminta konfirmasi dengan memanggil pihak terkait Kemendagri dan Dirjen (Dukcapil),” jelas Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (27/5). 

 


Menurut Riza, sebagai mitra dari Kemendagri, komisinya juga telah menyampaikan agar penemuan KTP-el tersebut diteliti, apakah benar karena human error semata, atau karena ada sabotase. Ironis, jika alamat yang ada di KTP-el tersebut dari Sumatera Selatan (Sumsel) namun bisa ditemukan di Jawa Barat. 

 


“Prinsipnya kami mendorong agar hal itu diusut tuntas pihak terkait, kepolisian dan Kemendagri supaya masalah ini tidak berkelanjutan dan menjadi polemik dan segera dapat diatasi. Apalagi sebulan lagi kita akan menghadapi pelaksanaan pilkada, jangan sampai KTP-el itu menjadi sumber masalah baru bagi pelaksanaan Pilkada,” terang Riza. 

 


Politisi Gerindra ini juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan  menyerahkan semua proses penyelidikannya pada pihak terkait. Baginya, kejadian ini harus menjadi pelajaran kementerian dalam menangani KTP-el yang dianggap invalid atau rusak. 

 


“Ini bukan barang inventarisir yang rusak kemudian dimasukan ke gudang begitu saja. Ttp dia harus melalui serah terima, kepada siapa dan sebagainya, bentuknya seperti apa? Kerusakannya dimana, dan tidak bisa dihancurkan, dibakar begitu saja. Dia harus diberitakan bahwa itu rusak, misalkan digunting sebagaian supaya identitas yg melekat pada KTP tersebut tidak hilang,” ujar dia. 


 Reporter : Wem Fernandez

Editor : Bernadetta Febriana 

Wem Fernandez
28-05-2018 15:33