Main Menu

Indonesia Tolak 53 Visa Warga Israel

Bernadetta Febriana
01-06-2018 15:07

Ilustrasi Passport Israel. (Shutterstock/FT02)

Jakarta, gatra.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membenarkan berita bahwa Pemerintah Indonesia melakukan penolakan terhadap 53 visa untuk warga negara Israel yang akan melakukan kunjungan ke Indonesia.

Menurut Yasonna, hal tersebut adalah hasil keputusan clearing house inter departemen (interdep) yang telah dilakukan. Alasan mengapa ditolak, kata Yasonna, bersifat rahasia dan tidak dapat disampaikan. “Ini masalahnya sensitif,” ujarnya kepada wartawan usai upacara Hari Kelahiran Pancasila di
Kementerian Luar Negeri, Jumat (01/06) pagi.

Menurut Yasonna hal itu adalah kewenangan penuh Indonesia sebagai sebuah negara. “Masing-masing negara di dunia ini mempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak visa warga negara lain,”katanya.

Yasonna juga menegaskan, bahwa Indonesia tidak pernah membicarakan atau berdiskusi mengenai kemungkinan bebas visa untuk warga negara Israel. “Ini dikarenakan Indonesia tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel,” katanya.

Sementara itu karena adanya keputusan Pemerintah Indonesia tersebut, pemerintah Israel kemudian mengeluarkan tindakan balaasan dengan melakukan pelarangan masuk bagi seluruh WNI yang ingin berkunjung ke Israel. “Saya sangat menyesalkan itu terjadi, tapi itu juga adalah kebijakan dan kewenangan pemerintahan Israel,” ujar Yasonna.

Selama ini, banyak warga negara Indonesia, utamanya umat Nasrani, berkunjung ke Israel untuk melakukan ziarah ke Tanah Suci. Umat Muslim pun banyak yang melakukan perjalanan ke Israel untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa.


Editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
01-06-2018 15:07