Main Menu

Balai Rehabilitasi Sosial Dapat Penghargaan, Kemensos: Tingkatkan Motivasi dan Inovasi

Ervan
11-06-2018 11:15

Aktivitas Sheltered Workshop BBRSBG Kartini Temanggung (Dok. BBRSBG Kartini Temanggung/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Kanya Eka Santi, mengungkapkan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan publik yang terbaik merupakan komitmen pada setiap satuan kerja (satker) Kementerian Sosial (Kemensos).  

“Masuknya pelayanan publik Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Alyatama Jambi dalam Top 99 kompetisi inovasi pelayanan publik 2018 merupakan capaian yang sangat berharga,” ujarnya, Senin (11/6).

Dengan capaian ini menunjukkan bahwa kinerja UPT Kementerian Sosial semakin baik sehingga mampu bersaing dengan berbagai pelayanan yang diberikan oleh Kementerian/Lembaga lainnya. 

“Capain tersebut ditunjukkan dengan adanya pengakuan yang diberikan dari Kemenpan RB terhadap kinerja UPT Kementerian Sosial,” kata Kanya yang juga bertindak sebagai koordinator bidang pelayanan publik Ditjen Rehabilitasi Sosial ini.

Ditjen Rehsos sebagai Center of Excelence Program Rehabilitasi Sosial memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih, sehingga mendorong peningkatan motivasi dan semangat berinovasi bagi semua unit pelayanan publik di lingkungan Kementerian Sosial.

Penghargaan diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kepada Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung  sebagai TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018. 

Salah satu program yang mendapat apresiasi tersebut adalah Sheltered Workshop (SW), yaitu program terobosan BBRSBG Kartini Temanggung berupa pemberian layanan di luar lembaga. Sheltered Workshop (SW) Peduli merupakan salah satu upaya menciptakan wadah atau lembaga pendampingan, pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas intelektual (PDI) dalam masyarakat. 

“SW adalah rehabilitasi sosial berbasis komunitas yang mengedepankan peran dan partisipasi masyarakat serta stakeholders yang berada di masyarakat tempat PDI berada,” ujar Kepala BBRSBG Kartini Temanggung, Murhardjani.

Program PDI diarahkan untuk menciptakan kemandirian melalui berbagai bimbingan oleh kelompok swadaya masyarakat melalui sejumlah kegiatan yang bernilai ekonomis produktif agar mereka memiliki penghasilan. 

"Melalui program ini, tidak ada lagi penyandang disabilitas yang hidup rentan, terabaikan, termarginalkan serta tidak berdaya," katanya.

Upaya tersebut sebagai alternatif penyaluran kerja yang paling sesuai bagi penyandang disabilitas intelektual. Penyandang disabilitas intelektual masih berada dalam keluarganya tanpa menjadi beban karena memiliki penghasilan secara mandiri. Program ini sudah berjalan sejak Tahun 2015 di 12 lokasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebelumnya, program ini bernama  Kampung Peduli yang fokus terhadap pelaksanaan proses rehabilitasi sosial. Sedangkan, program SW selain fokus pada pelaksanaan proses rehabilitasi sosial sesuai dengan tugas dan fungsinya, saat ini juga memaksimalkan berbagai upaya produksi dan pemasaran barang yang bernilai ekonomis.

Sementara itu, Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Alyatama Jambi merupakan lembaga yang memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak terlantar. Sejak Tahun 2007, PSAA Alyatama berinisitatif melakukan optimalisasi pelayanan berupa pelayanan anak asuh luar lembaga melalui pemberian bantuan sosial, penambahan gizi dan perlengkapan sekolah bagi anak terlantar di sekitar lingkungan panti sosial.

Program pelayanan tersebut pada Tahun 2012 menjadi  Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Berbasis Keluarga (Pesona Surga) dengan jangkauan yang lebih luas meliputi kabupaten di Provinsi Jambi. Pesona Surga merupakan model pelayanan terhadap keluarga yang menghadapi kendala dalam pengasuhan anak, seperti keterbatasan dalam pembiayaan pemenuhan kebutuhan dasar dan pendidikan bagi anaknya.

Kementerian PanRB menerima 2.824 inovasi pelayanan publik sistem informasi pelayanan publik (SINOVIK). Dari hasil seleksi terdapat 1.689 inovasi pelayanan publik dengan status telah diajukan ke admin Kemenpan RB, kemudian melalui seleksi administrasi dihasilkan 1.463 inovasi pelayanan publik yang dinyatakan lolos ke tahap penilaian proposal.

Secara nasional, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) merupakan gerakan One Agency One Innovation dari Kemenpan RB, sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik Indonesia, termasuk pemberian penghargaan kepada instansi pemerintah yang memiliki inovasi pelayanan publik yang terbaik.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Iwan Sutiawan

Ervan
11-06-2018 11:15