Main Menu

Permintaan Tinggi, Indonesia Terus Perang Lawan Narkoba

Bernadetta Febriana
12-07-2018 11:40

Ketua BNN Komjen Heru Winarko. (Dok. Humas BNN/FT02)

Lido, gatra.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Lido, Bogor, Jawa Barat. Kamis (12/7). Dalam acara yang berlangsung turut hadir Menkopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo serta Mantan Ketua BNN Budi Waseso.

Selaku Ketua BNN Komjen Heru Winarko menjelaskan tema yang diusung pada acara ini "Listen First-Listening To Children and Youth is the First Step To Help Them Grow Healthy and Safe" yakni bersatu memerangi narkoba dan pentingnya perlindungan serta penyelamatan generasi muda Indonesia dari Narkoba.

Sejauh ini, lanjut Heru, permintaan narkoba di Indonesia masih tinggi. Sebagai leading sector penyelenggaraan program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN), BNN telah menyiapkan berbagai instrumen kebijakan dan melakukan berbagai kegiatan untuk menekan laju pertambahan jumlah penyalahgunaan (prevelensi). "Aksi yang dilakukan mengungkap jaringan sindikat narkotika untuk menghentikan pasokan dari negara produsen," papar Heru.

Data BNN mencatat di tahun 2017 jumlah tersangka yang berhasil ditangkap oleh Polri dan BNN sebanyak 64.526 orang. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan tersangka bila dibandingkan dengan tahun 2016 mencapai
61.748 orang.

Untuk barang bukti yang berhasil disita BNN periode Januari-Juni 2018 yakni 1,3 Ton Shabu, 3,1 Kg Ganja dan 217.526 butir pil ekstaksi. Dari data BNN dapat menggambarkan kondisi faktual bila kejahatan narkotika di Indonesia terjadi sangat masif.

Oleh karena itu pemberantasan narkoba harus dilakukan dari berbagai lini termasuk di dalam lembaga atau institusi pemerintahan. "Kekuatan bangsa harus bersatu dan bergerak melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa narkoba," ujarnya.


Reporter : RAS

Editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
12-07-2018 11:40