Main Menu

Ada SKCK, Jadi Bukti Prabowo Bebas Kasus HAM?

Wanto
25-07-2018 21:23

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (GATRA/Adi Wijaya/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Beredarnya foto surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi bukti keseriusan mantan Danjen Kopasus tersebut untuk kembali bersaing dalam pemilu 2019 mendatang.

 

Namun, banyak kalangan yang bertanya-tanya bagaimana foto lembar SKCK tersebut bisa beredar. Alhasil pihak Mabes Polri angkat bicara terkait hal tersebut. Dimana SKCK itu menjadi salah satu sarat untuk mendaftar sebagai cawapres sesuai ketetapan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita sudah mengeluarkan Surat tersebut untuk Bapak Prabowo Subianto. Dia memenuhi syarat jadi Kita keluarkan,"jelas Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen M Iqbal, Rabu (25/7).

Dengan dikeluarkannya surat tersebut, menjadi bukti jika orang nomor satu di Partai berlambang burung Garuda tersebut bebas dari kasus hukum.

"Jadi kita sudah keluarkan, berarti beliau tidak pernah terjerat kasus hukum. Tak hanya itu, hingga saat ini baru Prabowo yang mengajukan SKCK," jelas nya.

Jika ditelisik kebelakang, ada dugaan kasus hukum yang dilakukan oleh Prabowo. Dugaan tersebut adalah penculikan aktivis tahun 1998 oleh Prabowo yang saat itu menjabat sebagai Panglima Kostrad. Bila isu ini benar terbukti maka akan menjadi boomerang bagi Prabowo. Namun Dengan dikeluarkannnya SKCK, maka dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut bisa saja terbantahkan.

Disisi lain, Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Edhy Prabowo menegaskan bahwa memang sejak awal pihaknya mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.

“Kami sejak awal sudah katakan akan mengusung beliau sebagai capres, lewat rapat dengan seluruh dewan pimpinan daerah,” ujar Edi dalam keterangan tertulisnya.

Sayangnya, Edi sendiri belum bisa memastikan apakah Prabowo akan kembali maju pada pilpres 2019 mendatang walaupun sudah dikeluarkannnya SKCK dari Mabes Polri.

“Saya belum cek langsung surat tersebut, tapi kami memang terus berproses, untuk benar tidaknya Prabowo kembali maju pada pertarungan pilpres nanti terus kita bahas," katanya.

Reporter: Wanto

Editor: G.A. Guritno

 

 

Wanto
25-07-2018 21:23