Main Menu

PAN Legowo, Jokowi Ganti Kadernya di Kabinet Kerja

Wem Fernandez
14-08-2018 17:45

 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur (GATRA/Agriana Ali/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Partai Amanat Nasional (PAN) legowo jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti kadernya yang kini menempati posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur. Proses pergantian merupakan hak prerogatif Jokowi karena diatur dalam Undang-Undang (UU). 

“Secara konstitusional Presiden memiliki hak prerogatif untuk menentukan komposisi kabinet dalam menjalankan roda pemerintahan. Termasuk dalam hal ini untuk melakukan pergantian. Jadi, jika sewaktu-waktu presiden ingin melakukan pergantian, itu sah-sah saja,” kata Wakil Sekreatis Jendral  Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay, hari ini (14/8). 

Saleh menambahkan, proses reshuffle ini merupakan konsekuensi dari dinamika politik kekinian. Sebagaimana diketahui, PAN memilih bergabung bersama koalisi partai politik yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan. 

“Saya yakin kalau presiden Jokowi masih membutuhkan Pak Asman. Tetapi mungkin karena lingkaran di sekitarnya, bisa saja beliau didesak. Mudah-mudahan keputusannya membawa kebaikan buat semua,” tambahnya.

“Untuk Pak Asman, kita harapkan tidak terpengaruh. Tetap saja bekerja seperti biasa. Toh bekerja di sana juga bukan untuk kepentingan PAN, tapi kepentingan bangsa secara luas,” tegas Saleh. 

Saleh menambahkan, sejak awal PAN memang menempatkan Asman sebagai kader terbaiknya untuk membantu kinerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Dari laporan yang disampaikan ke internal PAN, banyak terobosan reformasi birokrasi yang telah dilakukan Asman. 

“Terobosan Reformasi birokrasi yang dilakukan Pak Asman tidak hanya terkait penataan SDM, tetapi juga dalam efisiensi penggunaan anggaran. Saya dengar, Pak Asman berhasil mengefisienkan anggaran puluhan triliun rupiah. Itu sudah dilaporkan kepada presiden,” ujar Saleh. 

Kabar perombakan kabinet kerja disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Keputusan ini merupakan konsekuensi dari dinamika politik dalam koalisi. Soal kapan waktu reshuffle, Pratikno belum bisa memastikannya. 

"Kalau yang memastikan Pak Presiden," ujar dia.


Editor: Aries Kelana

Reporter : Wem Fernandez 

Wem Fernandez
14-08-2018 17:45