Main Menu

Wapres: Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Energi Terbarukan

Mukhlison Sri Widodo
30-08-2018 05:08

Wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla. (Dok.Setwapres

Jakarta, Gatra.com - Wakil presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menyatakan pemerintah terus berupaya untuk mengembangkan dan memanfaatkan energi baru, terbarukan dan konservasi energi sebagai sumber energi masa depan. 

 

Upaya ini sebagai ikhtiar untuk bisa memberikan jaminan produksi energi bersih dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. 

"Tahun 2025 pembangkit listrik kita sudah mencapai 100.000 megawatt. Untuk 23 persen (energi baru terbarukan) itu adalah 23 megawatt harus dicapai, sekarang baru 9.000 megawatt," kata Jusuf Kalla.

Kemajuan pembangunan kelistrikan ini, disampaikan Wakil Presiden saat melakukan pembukaan secara resmi rangkaian acara The 7th indo EBTKE ConEX 2017, yang berlangsung hingga 31 Agustus 2018 di Balai Kartini, Selasa, (29/8).

Acara ini mengusung tema "Investment Breakthrough to Achive Renewable Energy Target" dan dihadiri oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua panitia METI Surya Darma.

Kalla juga berharap Pemerintah akan segera mencari terobosan baru untuk menciptakan energi bersih, berkelanjutan, memiliki harga terjangkau sehingga menarik minat para investor untuk menanamkan modal di sektor Energi Baru Terbarukan.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan menyampaikan sesuai dengan komitmen Indonesia pada COP 21 di Paris tahun 2015 mengenai penurunan emisi karbon, pengembangan energi baru terbarukan harus di dorong dan dipercepat. 

"Sampai bulan ini selalu ada penurunan emisi gas rumah kaca dan diperkirakan sampai akhir tahun akan membantu pengurangan efek rumah kaca" ungkapnya.

Sementara itu, Surya Darma selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pemerintah telah menunjukkan komitmennya untuk merealisasikan target yang ditetapkan pemerintah melalui kejelasan dan transparansi dari metodologi yang digunakan dalam menentukan penurunan emisi.

Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) merupakan mitra kerja pemerintah dalam memberikan masukan serta kajian ilmiah dengan visi untuk dapat mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia. 


Reporter : YSS
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
30-08-2018 05:08