Main Menu

FAKTA Serukan Hindari Kampanye SARA Jelang Pilkada DKI

Ervan
31-03-2016 14:29

Ilustrasi Pilkada DKI Jakarta(GATRAnews/Erry Sudiyanto/re1)

Jakarta, GATRAnews - Massa tergabung dalam Forum Warga Jakarta untuk Pilkada Damai (FAKTA Pilkada Damai) menggelar aksi simpatik di Patung Kuda, Jakarta, Kamis (31/3).

 

 

Dalam aksinya, mereka mengimbau kepada para bakal calon Gubernur DKI Jakarta, untuk melakukan kampanye yang positif dengan lebih mengedepankan program-program pembangunan jika kelak terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta, ketimbang mengumbar sentimen bernada SARA yang dapat memancing emosi para pendukungnya.

 

"Kami meminta kepada bakal calon Gubernur DKI untuk mengajak pendukungnya melakukan 'kampanye' yang mencerdaskan ketimbang kampanye yang menimbulkan sikap permusuhan," ungkap Koordinator aksi, Abdullah saat berorasi.

 

Menurut dia, persaingan menuju kursi DKI-1 kian memanas. Bahkan, kata dia, saling 'berbalas pantun' antar kandidat turut memanaskan situasi. Apalagi yang terjadi di media sosial, 'perang' opini antar pendukung hingga saling hujat, menjadi lebih mudah ditemukan ketimbang adu program untuk menyelesaikan permasalahan Jakarta.

 

Pasalnya, sebagai calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat penantang serius dari Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault serta Ahmad Dani. 

 

"Sebagai warga Jakarta, kami gembira dengan munculnya banyak calon yang berkualitas, karena siapapun yang nantinya terpilih, diharapkan akan dapat mengatasi persoalan Jakarta sebagai ibukota negara," terang pria yang akrab disapa Dulla.

 

Dulla pun menyayangkan kemunculan suguhan tontonan yang kurang mendidik dan mencerdaskan. Aksi saling ejek, saling sindir, saling serang antar calon, dan saling bongkar kasus, lebih mudah ditemui di media. 

 

"Ironis, aksi-aksi itu lebih mengarah pada upaya menjatuhkan lawan politik dengan menyerang secara pribadi, bahkan kadangkala cenderung bernuansa SARA," ucapnya.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

Ervan
31-03-2016 14:29